Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-04-2011
  • 604 Kali

Polres Sumenep Periksa 4 Saksi Ledakan Bom Ikan

News Room, Rabu ( 13/04 ) Penyidik Polres Sumenep, memeriksa empat saksi terkait kasus ledakan bondet atau bom rakitan di rumah warga Dusun Kandibas, Desa Guluk Guluk, Kecamatan Guluk-guluk, Muhlis (06/04). Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengatakan, hingga Rabu (13/04) ini, polisi telah meminta keterangan kepada empat orang sebagai saksi. Sementara Muhlis yang menjadi korban ledakan bondet dan menderita luka parah belum diperiksa, karena masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. “Kami masih mendalami hasil pemeriksaan empat saksi guna mengembangkan kasus ledakan bondet tersebut. Untuk itu, pemeriksaan terhadap saksi lainnya tetap dilanjutkan, demi mengumpulkan bukti-bukti,”katanya. Kapolres mengungkapkan, meski sudah memeriksa 4 orang saksi, namun sampai sekarang belum ada keterangan yang bisa memberikan gambaran tentang asal-usul bondet yang meledak maupun senjata api rakitan yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). “Berikan waktu bagi kami untuk mengungkap kasus ini. Kesulitan terbesar pengungkapan kasus tersebut, karena terkendala korban sekaligus pemilik bondet masih belum bisa dimintai keterang,” ungkapnya. Sebelumnya, pada Rabu (06/04) pekan lalu, bondet atau bom rakitan yang biasanya digunakan untuk menangkap ikan di laut, meledak di rumah Muhlis. Akibatnya Muhlis yang diduga pemilik bondet tersebut menjadi korban ledakan dan menderita luka parah dan sejak Rabu dirawat intensif di RSD Moh Anwar Sumenep. Ledakan bondet juga membuat rumah yang ditempati Muhlis di Dusun Kandibas, Desa Guluk Guluk, Kecamatan Guluk-guluk, rusak parah. Saat itu (06/04), pimpinan Polres Sumenep melibatkan anggota Satuan Brimob Polda Jawa Timur di Pamekasan dalam melakukan olah TKP. Di TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bondet seukuran jempol kaki orang dewasa dan senjata api rakitan beserta dua amunisi. ( Nita, Esha )