Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-07-2009
  • 623 Kali

Polres Sumenep Bentuk 9 Rayon, Tak Temukan Barang Berbahaya

News Room, Sabtu ( 18/07 ) Kepolisian Resor (Polres) Sumenep terus meningkatkan pengamanan dan menggencarkan razia, pasca ledakan bom di Jakarta. Namun, hingga saat ini belum ditemukan adanya barang yang berbahaya. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sumenep, Kompol Ary Wahyudhi dalam pelaksanaan razia yang dilakukan sejak Jum’at (17/07) sore, pihaknya membagi 26 Kepolisian Sektor (Polsek) se Sumenep menjadi 9 rayon. Setiap rayon terdiri dari 2 hingga 3 Polsek gabungan. “Razia itu dilakukan di wilayah yang dianggap rawan, seperti halnya pelabuhan, pintu masuk Sumenep dan wilayah perbatasan lainnya. Hasil razia tersebut tidak menemukan adanya barang berbahaya, tapi hanya berupa pelanggaran saja,”terang Ary Wahyudhi pada wartawan dikantornya, Sabtu (18/07). Ia menjelaskan, pelaksanaan razia itu bukan hanya dilakukan kepada kendaraan bermotor saja, melainkan juga barang dan orang tidak luput dari razia. “Untuk wilayah Kota, setiap razia yang dilakukan Polsek didampingi anggota Satuan Lalu Lintas, karena secara bersamaan kami menggelar Operasi Patuh Sumekar 2009,”katanya. Namun, untuk Polsek lainnya, kata Ary, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada rayon. “Kami hanya membantu personel saja. Karena, tidak mungkin seluruh personel disebar pada masing-masing rayon, sedangkan pelaksanaan razia sering bersamaan,”ujarnya. Ary menerangkan, selain di wilayah daratan, Polsek kepulauan juga telah melakukan razia, utamanya di daerah pelabuhan yang merupakan lokasi bongkar muat barang maupun orang. ( Nita, Esha )