Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-01-2009
  • 486 Kali

Politik Mulai Memanas, Ada Caleg Yang Menggantung

News Room, Sabtu ( 17/01 ) Hiruk pikuk perpolitikan khususnya di Kabupaten Sumenep semakin menghangat. Jika sebelumnya sempat terjadi dua kali pergantian antar waktu anggota DPRD Sumenep, yakni anggota Dewan asal PBR dan PKS, kali ini kembali mulai dipersoalkan pencalonan anggota Dewan dari PNUI yang dalam pencalegannya kali ini melalui PBR, yakni H. Aries Sumantri. Ditemui News Room, anggota Dewan yang masih aktif di Komisi A DPRD Sumenep ini mengaku apa yang terjadi terkait persoalan pencalegan pada dirinya merupakan bagian dari konsekuensi politik yang semakin mnghangat akhir-akhir ini. Namun H. Aries Sumantri mengaku akan terus berjuang mempertahankan apa yang sudah menjadi tekatnya menjadi wakil rakyat. “Yang jelas, secara hukum dan AD/ART Partai, saya sudah sah mencalonkan diri melalui PBR, namun ketika ditengah perjalanan ada yang sengaja mengganjal saya melalui persoalan mekanisme partai, saya akan terus konsisten dengan apa yang telah saya upayakan selama ini,”ujar H. Aries Sumantri. Baginya, persoalan yang menggantung dirinya dalam pencalegan itu bukan merupakan persoalan mendasar. Sebab, dia mengaku setiap kali melangkah bukanlah asal jalan, namun koridor dan aturan main juga dilakukan sebagaimana mestinya. Kalaupun pada akhirnya harus tergeser, harus tetap melalui prosedur yang benar. Karena semua ada aturan main yang harus dilalui, bukan hanya melihat sepihak terjadinya persoalan, kemudian sudah melakukan vonis. Ada yang menarik dalam perjalanan politiknya, pada masa Orde Baru H. Aries Sumantri yang juga seorang PNS sempat dua kali menjadi anggota DPRD dari Golongan Karya (Golkar) waktu itu. Kemudian pada era reformasi dia lebih memilih pensiun dini dan mencalonkan diri pada Pileg 2004 lalu, dan kembali duduk di DPRD Sumenep melalui PNUI. Karena di pusat PNUI sudah tidak masuk pada Pemilu 2009 ini, H. Aries Sumantri mencalonkan diri melalui PBR. Bahkan tidak hanya dirinya yang mencalonkan dirinya pada Pileg bulan Maret mendatang, seorang putrinya, Ira Rovitasari dan menantunya Andi Setiawan juga mencalonkan diri untuk sama-sama menjadi wakil rakyat. Akankah karier politiknya akan berakhir dengan tergajalnya dia pada pencalegan nanti, atau bahkan malah akan berkibar dan lebih mewarnai perpolitikan di Bumi Sumekar ini. ( Ren, Esha )