Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-04-2009
  • 691 Kali

Polisi Kerahkan 47 Pasukan Ke Kangayan

News Room, Rabu ( 01/04 ) Pasca penyerangan Kantor Polsek Kangayan (Polsek Persiapan di Pulau Kangean) oleh warga tak bertanggung jawab, maka 47 petugas gabungan Polwil Madura dan Polres Sumenep dikerahkan ke Kangayan, Rabu (01/04) pagi. Pasukan sebanyak 47 orang tersebut terdiri dari semua unsur kekuatan polri termasuk Reskrim yang akan bertugas melakukan penyidikan terhadap para pelaku penyerangan Kantor Polsek yang hingga melukai Kapolsek Kangayan, Aiptu Tahir Sungkono. Kapolres Sumenep, AKBP H. Umar Effendi mengatakan, pelaku utama penyerangan kantor Polsek memang sudah ditangkap, yakni Mandor Perhutani, Madra'ie (45) warga Desa Torjek. Namun, para pelaku lain masih dalam pengejaran petugas. “Siapapun yang terlibat dalam penyerangan kantor Polsek akan diproses sesuai dengan ketentuan yang ada. Personel Polwil dan Polres yang turun ke Kangayan itu untuk mengungkap para pelaku,”terang Kapolres Sumenep, AKBP Umar Effendi di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (01/04). Para petugas yang turun ke Kangayan, kata dia, tetap mengedepankan persuasif, bukan full refresif. Sebab, ratusan warga yang datang ke kantor Polsek saat penyerangan tidak mungkin semuanya melakukan tindakan anarkis. “Jadi, penyidik hanya akan memproses yang melakukan aksi anarkis,” tegasnya. Umar menambahkan, kondisi kesehatan Kapolsek Kangayan, Aiptu Tahir Sungkono yang mengalami luka dibagian kanan kiri dan jari kelingkingnya nyaris putus terkena sabetan parang (celurit) sudah membaik dan diperbolehkan pulang dari pusat kesehatan masyarakat Desa/Kecamatan Sapeken. Penyerangan kantor Polsek Kangayan oleh 200 warga, pada Senin (30/3/2009) siang berawal dari penangkapan mobil pick up yang membawa kayu jati dari Hutan Kangayan pukul 10.00 WIB. Setelah warga yang membawa kayu itu tidak bisa menunjukkan dokomen resmi, polisi akhirnya melakukan pemeriksaan. Namun pada saat pemeriksaan berlangsung, sekitar pukul 14.00 WIB, 200 orang lebih dengan menggunakan 3 mobil pick up dan 1 truk melakukan penyerangan ke kantor Polsek. Akibatnya, Kapolsek Kangayan Aiptu Tahir Sungkono terluka bagian kanan kirinya dan jari kelingkingnya nyaris putus. ( Nita, Esha )