Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2020
  • 680 Kali

PMM UMM Bersama Pemdes Aeng Panas Bagikan Masker Dan Sembako

Media Center, Jum’at ( 28/08 ) Sebagai upaya mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 dan mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur “Jatim Bermasker”, Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membagikan masker dan sembako kepada warga Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/08/2020) kemarin.

“Pembagian masker gratis ini bertujuan agar masyarakat Aeng Panas lebih mematuhi protokol kesehatan, terutama yang bekerja di luar rumah, serta lebih memahami kondisi pandemi yang terjadi saat ini,” ungkap Ketua Kelompok 55 PMM Universitas Muhammadiyah Malang, Nur Yani Khairunnisak di sela-sela kegiatannya.

Ia mengatakan, bantuan sembako juga diberikan kepada warga setempat dengan menggandeng aparatur desa, karena aparatur desa jauh lebih tahu dan mengenal kaum dhuafa di desa, sehingga program dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.

“Sembako harus tepat sasaran bagi warga yang kurang mampu, karena mereka paling terdampak Covid-19. Aparat desa lebih tahu keadaan dan posisi rumah mereka, oleh karena itu kami meminta bantuannya untuk pendampingan kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Aeng Panas, Thayyibul Basyar merasa senang dapat mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang turun langsung menjumpai warga kurang mampu, karena dengan demikian warganya dapat terbantu keluar dari krisis.

“Saya dulu pernah jadi mahasiswa KKN juga, senang jika di lokasi dibantu aparat desa. Saatnya saya bantu mereka, agar mereka segera bisa bertransformasi dengan keadaan desa, dan menerapkan keilmuannya di desa,” pungkasnya.

Pihaknya menambahkan, bahwa pemberian masker dapat segera mengantarkan situasi normal dari wabah penyakit, sementara sembako sebagai upaya membantu yang lemah dari tekanan ekonomi, sebab ekonomi bangsa tak bergerak akibat Covid-19.

Mahasiswa UMM tersebut melakukan aksi turun langsung ke pelosok menemui kaum dhuafa didampingi oleh Kasi Pelayanan, Kasi Kesejahteraan, Kaur Perencanaan Program dan Kadus setempat. ( KIM-KMAP/Ismi )