Sumenep-Kominfo News Room : Tragedi berdarah yang terjadi di Pasuruan, dengan menewaskan 4 orang warga Desa Alas Tlogo, akibat tindakan agresif dari TNI-AL, langsung mengundang keprihatinan elemen masyarakat. Terbukti, puluhan mahasiswa yang berada dibawah bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep, Rabu pagi (31/05) menggelar aksi di depan Taman Adipura Kota Sumenep. Mereka mengusung kecaman terhadap TNI-AL yang bertindak semena-mena dan tidak manusiawi. Koordinator Lapangan (Korlap), Mulyadi Wasik mengatakan, semestinya TNI-AL tidak bertindak gegabah dengan menimbulkan tragedi berdarah. Ia mengaku prihatin dengan kejadian tersebut, sehingga pihaknya terpaksa mengeluarkan kutukan terhadap TNI-AL. Bahkan, PMII juga mendesak kepada aparat kepolisian, untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan tersebut, meskipun peristiwa itu melibatkan oknum TNI-AL. Mulyadi Wasik menandaskan, hukum harus ditegakkan sesuai dengan Undang-Undang yang ada, tanpa pandang bulu. Aksi keprihatinan puluhan PMII tersebut, juga diwarnai dengan penyebaran pamflet yang diberikan kepada para pengendara kendaraan bermotor, yang berisi ajakan untuk ikut mendesak kasus tersebut segera diusut tuntas. Bahkan, aksi itu juga dilanjutkan dengan melakukan Shalat Ghaib, dengan maksud untuk mendoakan para arwah warga Desa Alas Tlogo Kabupaten Pasuruan, yang tewas dalam tragedi berdarah tersebut. (Nita, Esha)