News Room, Sabtu ( 19/01 ) Perahu Layar Motor (PLM) Salju Emas yang dikabarkan hilang sejak Senin kemarin (14/01) ketika melakukan pelayaran dari Masalembu menuju Gersik Putih Kalianget dengan mengangkut penumpang 27 orang, akhirnya ditemukan. PLM Salju Emas tersebut, ditemukan terdampar di Takat Noko “Pulau Karang†antara Pulau Kangean Kecamatan Arjasa. Lokasi itu lebih dekat ke Pulau Goa-Goa Kecamatan Raas. Menurut Juru Mudi PLM Salju Emas, Etto ketika dihubungi via telpon mengatakan, PLM Salju Emas memang mengalami kendala dalam perjalanan dari Masalembu ke Gersik Putih, yakni setelah menempuh perjalanan selama 7 (tujuh) jam, tiba-tiba perahu diterjang ombak besar yang menyebabkan air laut masuk kedalam perahu, dan bersamaan dengan itu mesin perahu mati. Para ABK berusaha menguras air yang masuk dan mencoba menghidupkan mesin, namun usaha tersebut sia-sia, mesin perahu tetap mati, sehingga selama empat hari empat malam PLM Salju Emas terombang-ambing di lautan sambil mengikuti arus. Etto menandaskan, ketika memasuki hari keempat tepatnya Jum’at sore (18/01) sekitar pukul 16.00 WIB, perahu terdampar di Takat Noko atau Pulau Karang. Kemudian, dilokasi itu ada seorang nelayan hendak menangkap ikan, dan dimintai pertolongan untuk mengevakuasi para penumpang kedaratan. Saat ini semua penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan perahu untuk sementara disandarkan dilokasi pulau karang sambil menunggu evakuasi berikutnya. Sementara itu, Kepala Kantor Pelayaran Masalembu, Syaiful, ketika dihubungi membenarkan tentang ditemukannya PLM Salju Emas tersebut. Bahkan, pihaknya juga sudah mendapat laporan dari Nahkoda PLM Salju Emas, yang mengaku terdampar di Pulau Karang Goa-Goa Raas. Adapun para penumpang, untuk sementara diungsikan di rumah Kepala Desa Goa-Goa sambil menunggu kabar selanjutnya. Syaiful menyatakan belum tau pasti, kapan penumpang PLM Salju Emas bisa dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget, karena kondisi laut saat ini tidak bersahabat dengan ketinggian ombak mencapai dua hingga tiga meter. Sehingga, harus menunggu adanya kapal besar untuk menjemput para penumpang tersebut. ( Nita, Esha, Soek )