Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-02-2014
  • 2045 Kali

Plafon Biaya BPJS Kesehatan Dinilai Terlalu Rendah

News Room, Selasa ( 18/02 ) Praktisi kesehatan mengeluhkan penetapan plafon biaya medis oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Mereka berharap penetapan biaya medis disesuaikan lagi berdasar aturan saat PT. Askes dulu. “Kalau terkait dengan saya sebagai radiolog, ada penurunan plafon dari saat PT. Askes dulu dengan BPJS Kesehatan sekarang,”kata Ketua Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK), dr. Prijo Sidipratomo, SpRad. Dia mencontohkan plafon untuk CT scan yang dalam aturan BPJS Kesehatan hanya dipatok sekitar Rp. 200.000,00. Padahal, biaya riil untuk menjalani CT scan itu sekitar Rp. 700.000,00 hingga Rp. 900.000,00. “Saya tidak tahu, kenapa plafon era BPJS Kesehatan sekarang lebih rendah ketimbang PT. Askes dulu,”papar mantan Ketua Umum PB IDI itu. Kasus yang sama terjadi pada pelayanan IVP (intravenous pyelogram) bagi penderita gangguan ginjal. Prijo menuturkan, dalam era BPJS saat ini, biaya atau plafon penanganan IVP itu sekitar Rp. 120.000,00. “Untuk biaya alat-alat atau perlengkapan pokok yang dibutuhkan saja tidak cukup,”katanya. Dengan penurunan nilai manfaat atu plafon, Prijo mengkhawatirkan keamanan pasien. Bisa jadi RS swasta yang sejatinya telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan akan merujuk pasien ke RS pemerintah. Padahal, di RS swasta itu sudah dilengkapi pelayanan medis sesuai dengan standart yang dibutuhkan. Prijo mengaku belum menerima laporan keluhan dari masyarakat, terkait dengan pelayanan dokter pada era BPJS Kesehatan. Prijo menegaskan bahwa kerjasama layanan medis dilakukan antara BPJS Kesehatan dan unit fasilitas kesehatan (faskes). “Bukan antara BPJS Kesehatan dan dokter yang di RS,”katanya. Dengan demikian, jika sebuah RS swasta telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, seluruh dokter yang ada di dalamnya ikut program tersebut. Kabar adanya dokter yang menolak kerjasama dengan BPJS Kesehatan dipicu dari belum ditetapkannya insentif rutin yang diterima setiap bulan. Pembahasan insentif molor dan belum ditetapkan sampai sekarang. ( JP, Esha )