Sumenep-Kominfo News Room : Untuk memberikan pemahaman atau pembelajaran sejak dini kepada masyarakat awam, maka Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumenep mengajak PCNU Sumenep untuk mendirikan Madrasah Politik. Hal itu, terungkap Sabtu pagi (24/02) ketika DPD PKS Sumenep melakukan silaturrahmi ke kantor PCNU Sumenep. Ketua DPD PKS Sumenep, Riyadi menuturkan, sebetulnya tujuan yang paling mendasar dalam agenda silaturrahmi ke PCNU itu, yakni dalam rangka mempererat tali persaudaraan, mengingat partainya merupakan partai yang baru bangkit, sehingga perlu adanya perluasan persaudaraan, terutama dengan NU yang mempunyai organisasi besar dikalangan Nahdliyyin. Menurut Riyadi, silaturrahim dengan PCNU bisa berjalan searah dan lancar, karena visi dan misi antara PKS dengan PCNU memiliki kesamaan, khususnya dalam mensejahterakan masyarakat. Ketika disinggung apakah agenda mendirikan madrasah politik itu merupakan rencana perluasan kekuasaan dari PKS sendiri ?, dengan tegas Riyadi menandaskan, bahwa madrasah politik itu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Apalagi dalam Islam sendiri ilmu politik sudah dikenalkan sejak dibangku sekolah dasar, namun politik yang akan diberlakukan dalam madrasah politik itu sifatnya lebih mengarah kepada ajaran Islam. Sementara itu Ketua PCNU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum mengaku, bahwa pihaknya menyambut positif atas kehadiran PKS, karena, pihaknya tidak pernah menghalangi kepada partai politik untuk menjalin persaudaraan dengan NU. Menanggapi usulan PKS akan mendirikan madrasah politik, KH. Abdullah Cholil menyatakan tidak ada masalah, mengingat sejak dulu Islam memang sudah mengajarkan ilmu politik. Namun, yang akan diajarkan bukan tataran politik praktis, melainkan akan mengajarkan bagaimana sebetulnya berpolitik dalam Islam itu sendiri. KH. Abdullah Cholil menjelaskan, usulan PKS itu akan dipertimbangkan lebih matang lagi untuk mendirikan madrasah politik. Bahkan ia menegaskan, kedatangan PKS tersebut merupakan partai keempat yang sudah menjalin persaudaraan dengan PCNU, yang sebelumnya PDI-Perjuangan, kemudian PKB dan Partai Amanat Nasional (PAN), serta sesuai dengan jadwal minggu depan PPP juga akan bertandang ke PCNU Sumenep.( Nita, Esha )