Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-08-2013
  • 521 Kali

PKK Kabupaten Sumenep Ajak Masyarakat Berhijab

News Room, Kamis ( 22/08 ) Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep mengajak kalangan perempuan untuk menggunakan hijab atau jilbab. Salah satu bentuk upaya mengajak kaum perempuan untuk berhijab, Ketua Tim Penggerak PKK Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim menggelar Klinik Hijabi Keliling (Kling Hijabi) 2013 dengan tema “Lebih Cantik dengan Berjilbab” yang terpusat di Kantor Kecamatan Gapura, Kamis (22/08) pagi. Dalam acara Kling Hijabi yang dilanjutkan dengan saresehan tentang Pernikahan Dini Ditinjau Dari Segi Hukum itu diikuti oleh sedikitnya seratus siswi yang tersebar di 11 lembaga pendidikan se Kecamatan Gapura, mulai tingkat SMP, MTs hingga SMA dan MA serta ibu-ibu TP PKK Kecamatan Gapura. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim mengatakan, berjilbab akan terlihat lebih cantik dan menawan. Selain itu, berjilbab akan melindungi perempuan dari bentuk tindakan kriminalitas yang sering terjadi di jalan dan tempat aktifitas umum. Bagi muslimah akan tampak lebih mempesona jika mengenakan hijab atau jilbab, ditambah dengan berbagai model jilbab yang disesuaikan dengan keinginan muslimah. “Kami mengajak kaum muslimah di Sumenep ini untuk menggunakan jilbab. Sebab, selain menambah pesona, jilbab itu akan melindungi kaum perempuan dari tindakan kriminalitas yang sering mengancam kaum hawa,” kata Nurfitriana, Kamis (22/08). Di depan para siswi dan kaum ibu-ibu, Nurfitriana yang juga pembina komunitas Fitri Hijabi itu, juga memaparkan tentang bahaya pernikahan dini. Selama ini masih marak terjadi pernikahan dini di Kabupaten Sumenep. “Pernikahan dini itu tidak baik, akan merugikan kaum hawa, karena dapat dipastikan, pasangan yang dinikahkan itu masih belum siap mengarungi hidup berumah tangga karena masih dibawah umur, dan untuk berfikir dewasa masih dipertanyakan,” terangnya. Sementara ketua Pengadilan Negeri Sumenep, Eni Sri Rahayu, yang hadir sebagai pemateri saresehan tentang Pernikahan Dini Ditinjau Dari Segi Hukum, pihaknya mengakui jika di Sumenep ini marak dengan perkawinan di usia muda atau pernikahan dini. “Banyak kasus yang sampai proses di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, rata-rata perempuan masih sangat muda dan itu sudah pernah menikah,” ungkapnya. Dalam acara tersebut, Tim Penggerak PKK juga menggandeng komunitas hijabi, yakni Fitri Hijabi untuk memberikan materi tentang berbagai bentuk hijab, bahkan Nurfitriana Busyro Karim juga memperagakan proses berjilbab di depan peserta tersebut. Peserta yang mayoritas kalangan siswi itu tampak antusias mengikuti peragaan memasang jilbab, bahkan sejumlah siswi itu bertanya langsung kepada tutor hijab tentang menggunakan jilbab. ( Nita, Fery )