Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-06-2005
  • 614 Kali

PKB AKUI KEKALAHAN DALAM BURSA PILKADA 2005

Sumenep -Infokom News Room : Meski Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan salah satu partai terbesar pemenang Pemilu legilatif yang baru lalu, namun nampaknya hal itu tidak berdampak terhadap hasil Pemilihan Kepala Daerah. Terbukti dalam bursa Pilkada yang berlangsung tanggal 20 Juni 2005 kemaren, calon dari PKB harus menelan kekalaha, sebab pasangan cabub dan cawabunya tidak mampu mendulang suara yang signifikan, sehingga PKB harus mengakui kekalahanya kepada calon Cabub dan Cawabub yang di usung Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hingga saat ini perolehan suara yang telah diraih pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang diusung Partai Persatuan Pembanguan KH. Moh. Ramdlan Siradj SE.MM dan Drs. Moh. Dahlan, MM tidak bisa dikejar 4 pasangan lainya. Bahkan dari informasi yang diserap News Room dari posko salah satu tim sukses, perolehan suara pasangan KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE.MM dan Drs. Moh. Dahlan sudah mencapai kurang lebih 31,3 persen, sedangkan perolehan suara yang diraih pasangan Cabup dan Cawabup PKB Drs. KH. A. Buya Busyro Karim, M.Si dan Drs. Moh Ramli hanya mencapai sekitar 14,46 persen dan pasangan Cabub – Cawabub H. Majid Tawil dan KH. Abd. Wakir mencapai kurang lebih 11, 64 persen, sedang Drs.KH.Moh. Afif Hasan, M.Pd dan Malik Effendy, SH mencapai kurang lebih 6,92 persen sedang untuk pasangan Drs. Abdul Muiz, MM dan Hj. Siti Aisyah,ST mencapai suara kurang lebih 6,45 persen. Menyikapai kekalahan itu salah satu fungsionaris DPC PKB Sumenep Drs. Mawardi Djazuli mengatakan kekalahan dalam pilkda itu sejatinya merupakan kekalahan Parta, sehingga hal itu membuat pihaknya sangat kecewa terhadap warga PKB yang kurang memiliki kecintaan terhadap Partainya. Namun menurut Mawardi apapun hasil suara yang diperoleh kandidatnya itu, secara pribadi merasa sangat berterima kasih terhadap semua warga PKB, dalam hal ini para pengurus yang telah berupaya memeperjuangkan kemenangan calon dari PKB. Mawardi Djazuli yang juga anggota DPRD Sumenep itu menerangkan, meski di PKB mayoritas didukung para Kiai, namun kekalahan itu bukan merupakan kekalahan Kiai semata, akan tetapi kekalahan itu meliputi semua elemen warga PKB, baik yang berada dalam struktural maupun kultural. ( Yasik, Im )