Media Center, Kamis ( 01/02 ) Yayasan Perguruan Tinggi Raudlatul Imam, Desa Gadu Barat, Kecamatan
Ganding berharap pengurus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Imam
(STIDAR), agar meningkatkan hubungan kemitraan di semua elemen.
“Lembaga itu dikelola dengan profesional, membanguan jaringan di semua
elemen, agar kehadiran STIDAR betul-betul menjadi perguruan tinggi yang
unggul dan kompetitif ditengah persaingan era global,” kata Ketua Umum
Yayasan Perguruan Tinggi Raudlatul Imam, R. Sahli Hamid, M.Pd.I pada
Rapat Koordinasi dan Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Imam,
Rabu kemarin (31/01) di kampus setempat.
Ia menyatakan, pimpinan
STIDAR dalam mengembangkan lembaga pendidikan harus tetap mengedepankan
dan menjaga tradisi pesantren berbasis Aswaja dan Kebangsaan, sebagai
kampus yang meneguhkan diri sebagai lembaga perabadan berbasis Asawaja
dan Kebangsaan.
“Untuk mewujudkannya, perlu kesungguhan dan
keseriusan dari civitas akademika, dengan terus belajar dan membangun
jejaring dengan semua elemen, sehingga kami harapkan pimpinan STIDAR
yang dilantik itu bisa membawa perubahan untuk kemajuan STIDAR ke depan," ungkapnya.
Ketua STIDAR, K. Junaidi mengungkapkan, dirinya dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab, perlu dukungan dan kebersamaan
semua civitas akademika di lembaga pendidikan itu. Karena, jika tidak
mendapat dukungan penuh dari semua civita akademika, sangat sulit untuk
memajukan dan mengembagkan lembaga.
“Saya harapkan semua civitas
akademika untuk membantu dan bekerja sama melaksanakan program kampus,
demi mengembangkan lembaga pendidikan,” pungkasnya.
Semenetara
kepengurusan pimpinan STIDAR, sebagai Ketua, K. Junaidi, Wakil Ketua I,
Ahmad Badri, Wakil Ketua 2, Zainal Arifin Al-Maliki, dan Wakil Ketua
III, Mas Hari.
Hadir dalam pelantikan itu pengasuh civitas akademika, mahasiswa, dan para alumni STIDAR. ( Yasik, Esha )