News Room, Jum’at ( 25/12 ) Libur bersama selama 2 hari dalam rangka Hari Natal, yakni sejak kemarin hingga hari ini, Jum’at (25/12), ternyata tidak hanya dimanfaatkan oleh ummat Kristiani dalam melaksanakan hari besarnya melaksanakan Natal di Gereja dan dirumah. Namun, libur bersama justeru juga dimanfaatkan ummat Islam untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata religi. Seperti, halnya yang datang ke beberapa tempat wisata religi di Kabupaten Sumenep. Dalam pantauan News Room sejak kemarin hingga hari ini, sedikitnya puluhan bis wisata datang mengunjungi tempat-tempat wisata religi yang ada di Sumenep, seperti ke Asta Tinggi, Asta Syeh Sayyid Yusuf, dan Asta Katandur. “Kami gunakan hari libur dan cuti bersama ini untuk kegiatan yang bermafaat bagi jiwa kami, salah satunya dengan kegiatan ziarah ke makam-makam para Sayyid yang ada di Sumenep ini,â€Âujar H. Solihin (56) asal Kabupaten Jember ketika ditemui News Room tadi pagi, Jum’at (25/12) di terminal Bengkal, usai melakukan ziarah ke Asta Katandur. Menurutrnya, kebetulan Forum Majelis Dzikir yang ada di tempat tinggalnya, setiap tahun memang memiliki agenda untuk melaksanakan wisata sekaligus melakukan ziarah kebeberapa tempat bersejarah bagi ummat Islam, seperti ke makam Wali Songo dan makam para Sayyid, khususnya di tanah Jawa dan Madura. Sementara itu, salah seorang petugas penyeberangan Pelabuhan Kalianget-Talango, Edi Mulyono mengaku, kedatangan para peziaran ke Asta Yusuf memang lebih banyak pada saat libur bersama maupun hari-hari libur lainnya. “Sudah dipastikan, biasanya ketika ada libur panjang seperti saat ini, yakni sejak hari Kamis, Jum’at dan ditambah libur Sabtu dan Minggu besok para pengunjung Asta Yusuf cukup padat,â€Âujar Edi. Karena sifatnya temporer, ketika pengunjung cukup padat, untuk parkir mobil karena padatnya antrian untuk masuk ke kapal tongkang, biasanya hingga keluar pelabuhan. Sedangkan untuk, parkir bis memang di tempatkan di terminal Kalianget. Edy berharap kedepan akan ada penataan parkir maupun sarana penyeberangan yang lebih memadai, sehingga akan lebih mengenakkan bagi pengunjung, khususnya yang datang dari luar Kabupaten Sumenep. ( Ren, Esha )