News Room, Sabtu ( 21/04 ) Pasca kebakaran gudang penyimpanan milik PT. Garam (Persero) Kalianget, Sumenep, Jumat (20/04) kemarin, sebanyak 5 personel Tim Forensik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, turun langsung kelokasi melakukan olah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Sabtu (21/04) siang. Kelima petugas Tim Forensik Polda Jatim, dipimpin langsung AKBP Drs. Sudi Haryono. Kapolsek Kalianget, AKP Suwardi menjelaskan, kedatangan Tim Forensik Polda Jatim itu tidak lain untuk menyelidiki dan menguak penyebab kebakaran gudang penyimpanan milik PT. Garam (Persero) Kalianget, Sumenep. “Saat ini, 5 petugas Tim Forensik Polda Jatim, sedang berada dilokasi kebakaran, guna menyelidiki penyebab kebakaran gudang milik PT. Garam,”kata Suwardi di gedung PT. Garam Kalianget, Sumenep, Sabtu (21/04). Sampai sekarang, kata Suwardi, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Namun, pihaknya telah memeriksa 3 orang saksi, yang semuanya security PT. Garam. “Hasil pemeriksaan juga belum bisa disimpulkan, karena menunggu proses penyelidikan yang sedang dilakukan tim forensik Polda Jatim,”terangnya. Sementara, Kepala Biro Umum PT. Garam, RB. H. Farid Zahid, SH, MH mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan Tim Forensik dari Polda Jatim, untuk mengetahui penyebab kebakaran gudang penyimpanan, apakah memang ada sabotase atau faktor lainnya. “Kami ingin tahu secepatnya penyebab gudang penyimpanan terbakar. Makanya, kami datangkan tim forensik dari Polda Jatim, untuk mengecek dugaan penyebab kebakaran. Karena tim tersebut merupakan ahlinya dan punya kewenangan,”ujarnya. H. Farid juga mengungkapkan, secara kasar kerugian akibat kebakaran gudang penyimpanan itu mencapai Rp. 2,2 milyar. “Gudang itu kan berisi 650.000 lembar karung, sebelumnya 400.000 lembar karung, oli, dan tabung gas. Jadi, kami hitung secara kasar kerugian mencapai Rp. 2,2 milyar,”ungkapnya. Kebakaran itu, nantinya akan disampaikan pada pemegang saham guna menyediakan barang terutama karung yang disiapkan untuk produksi garam tahun 2012. “Dalam rapat pimpinan, kami akan melaporkan kejadian terbakarnya gudang penyimpanan di Sumenep. Sebab, ratusan lembar karung itu memang disiapkan untuk produksi garam tahun ini,”pungkasnya. Gudang penyimpanan milik salah satu badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT. Garam Kalianget, Sumenep, Jumat (21/04) kemarin, terbakar. Diperkirakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Gudang yang terbakar tersebut di belakang bangunan milik PT. Garam yang pada masa lalu merupakan Kantor Pusat PT. Garam. ( Nita, Esha )