News Room, Rabu ( 12/08 ) Selama 2 minggu lebih, sejak seleksi hingga ditunjuk sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumenep 2015, para anggota Paskibraka tetap mengaku senang dan bangga bisa menjadi petugas Paskibraka, meskipun harus ekstra disiplin selama mengikuti latihan Paskibraka.
Salah satunya seperti yang dirasakan Nazila Ulya Rahman, yang merupakan petugas pembawa dan pengibar bendera merah putih. Siswi kelas 11 SMAN 2 Sumenep ini mengaku tetap senang dan semangat untuk berlatih, agar dalam pelaksanaannya nanti sukses sesuai harapan bersama.
Putri ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Fathorrahman dan Haristia Nayati, warga Kelurahan Bangselok ini, memang menyukai kedisiplinan yang diterapkan selama latihan Paskibraka.
“Jadi, harus tetap semangat dan disiplin, agar pelaksanaan pengibaran bendera nantinya sukses dan lancar,”tandas Lyla panggilan akrabnya.
Hal senaga juga diungkapkan Bela, panggilan akrab Nabila Aulia, siswi kelas 10 MAN Sumenep ini. Sebab, dengan latihan keras dan disiplin akan semakin menjadikan seseorang semakin lebih baik dan sukses.
Darah manis asal Pulau Kangean ini merasa senang bisa membanggakan keluarganya, guru, dan teman-temannya di MAN Sumenep dan M.Ts Mabbaul Ulum Arjasa, sekolah sebelumnya, yang turut menjadikan Bela semangat untuk menunjukkan hasil dari penerapan kedisiplinan yang selama ini diterapkan.
“Pokoknya kita harus terus berjuang, agar menjadi yang terbaik dan bisa bermanfaat untuk orang banyak,”tandas putri tunggal pasangan Wardatul Hasanah dan Ujang Supandi (alm) ini.
Sementara ke dua petugas penggerak bendera meraih putih, Mafturrahman dari SMAN I Sumenep, dan Angling Faisal dari SMAN 2 Sumenep juga mengaku, akan terus berjuang dan belajar menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Syukurlah, dengan latihan yang sungguh-sungguh, dan disiplin yang tinggi, kami terpilih sebagai petugas 8, serta diberi kepercayaan sebagai pengibar bendera, kami minta doa restu semuanya,”tambah Mafturrahman yang juga diiyakan Angling Faisal. ( Ren, Esha )