Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-09-2006
  • 1198 Kali

PETIK LAUT MERUPAKAN KEGIATAN RITUAL MEMILIKI NILAI HISTORIS BUDAYA NENEK MOYANG

Sumenep-Kominfo News Room : Mengungkapkan rasa syukur atas rahmat dan nikmat yang telah diberikan Sang Khaliq, masyarakat nelayan Desa Lobuk Kecamatan Bluto, Senin pagi (04/09) menggelar kegiatan Ritual Petik Laut (Rokat Tasek). Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM ketika membuka kegiatan itu mengatakan, kegiatan petik laut ini merupakan kegiatan ritual yang memiliki nilai historis budaya nenek moyang masyarakat nelayan, karena itu dengan kegiatan petik laut ini, mampu menggali dan mengembangkan budaya masyarakat yang sudah mulai punah terkikis peradaban jaman. Wakil Bupati menerangkan, kendati petik laut tidak memberi kontribusi apapun terhadap pemerintah daerah, namun demikian kegiatan tahunan ini bisa melahirkan kontribusi yang nyata terhadap pemerintah daerah dan masyarakat, apabila sejatinya dalam kegiatan petik laut itu menampilkan seni budaya lain yang dikemas dalam bentuk paket wisata. Selian itu Wakil Bupati mengingatkan masyarakat nelayan tidak mengungkapkan rasa syukur pada saat ritual petik laut saja, tetapi dalam mensyukuri rahmat dan nikmat Allah SWT, masyarakat hendaknya memanjatkan do?a setiap waktu seusai Sholat lima waktu, terutama memohon agar masyarakat sekitar terhindar dari bencana alam. Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep, Ir. H. R. Edy Mustika, MS, M.Si mengatakan, mewarnai kegiatan petik laut atau Rokat Tasek ini diantaranya pawai budaya, ludruk, macopat, lomba sapi hias dan perahu hias serta kegiatan budaya masyarakat lainnya. Bahkan H. Edy Mustika mengungkapkan, pelaksanan kegiatan pesta rakyat itu sudah dimulai sejak tanggal 28 Agustus hingga 10 September 2006 mendatang. ( Yasik, Esha )