Batang-batang-Kominfo News Room : Guna menghindari kerugian dalam penanaman tembakau pada musim tanam mendatang, hendaknya para petani selalu mengikuti dan memperhatikan prakiraan ramalan cuaca yang disampaikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) untuk mengetahui saat tanam dengan tepat. Hal itu dikatakan Tumadi petugas penyuluh Kehutanan dan Perkebunan Kecamatan Batang-batang ketika memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada Kelompok Tani Andita Desa Tamidung, Selasa (02/05) dirumah Ketuanya, Mansyur. Dikatakan Tumadi, untuk tanaman tembakau pada musim tanam tahun ini disarankan untuk menanam di lokasi ladang/tegal dan gunung, karena pihak pabrikan dan gudang tidak menerima tembakau sawah, dan sebagai gantinya, para petani disarankan supaya lahan sawah yang dimilikinya untuk ditanamami tanaman semusim, antara lain lombok, bawang merah dan sebagainya. Ia juga meminta kepada petani, berkaitan dengan tingginya harga pupuk dan pestisida, maka pemupukan dan penggunaan pestisida untuk tembakau hendaknya tepat waktu, tepat dosis dan tepat cara. Bila memungkinkan, subtitusi dengan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang atau menggunakan pestisida botani/alami. Selanjutnya Tumadi mengatakan, bahwa floting untuk tanaman tembakau Kecamatan Batang-batang musim tanam 2006 ini dengan luas areal 36,75 Hektar dengan perkiraan produksi sekitar 27.562,50 ton, sedangkan untuk floting pupuk 446.53 ton, terdiri dari Urea 336,37 ton, SP-36 92,06 ton, dan ZA 18,10 ton. ( JuP-21, Esha )