News Room, Senin ( 21/02 ) Meskipun beberapa kali melaksanakan penanaman sejumlah tanaman pertanian selalu gagal, karena cuaca tidak menentu. Namun, masyarakat Desa Nyapar Kecamatan Dasuk tidak putus asa untuk selalu mencoba tanaman alternatif yang bisa menghasilkan bagi petani. Diantaranya, menanam tanaman kacang-kacangan dan sayur mayur, seperti cabe, kacang panjang, tomat, mentimun dan berbagai tanaman sayuran lainnya. Sebab, tanaman jagung yang biasa menjadi primadona para petani, pada saat ini justru berguguran, karena terserang hama. Salah seorang petani Desa Nyapar, Samiudin mengaku, baru membabat habis tanaman jagungnya, karena selain tumbuhnya kecil, bijinya seperti kering dan hitam. Atas saran tetangganya, dirinya juga mengikuti jejak para tetangga yang menanam kacang panjang dan mentimun diareal kebunnya seluas 1,5 hektar. “Sebab, kami sudah tidak mungkin menanam tembakau seperti tahun-tahun sebelumnya, yang ternyata malah merugi besar. Meskipun hasilnya sedikit yang penting masih menghasilkan uang,”ujar ayah 3 anak ini. Sementara itu Kepala Desa Nyapar, Abdur Rahman mengungkapkan, kondisi cuaca seperti ini memang berat bagi petani. Sebab, apabila salah memilih tanaman, mereka akan mengalami kerugian. Jadi, sebaiknya memang melakukan tanam tumpang sari, agar tidak sampai merugi besar, namun tanaman lainnya bisa berhasil. Jika dihitung dengan pekerjaan dan biaya tanam, hasilnya tidak nutut untuk keperluan sehari-hari. Dan itu akan membuat petani stres dan malas untuk bertani. Karena itu, Rahman berharap kondisi seperti saat ini segera berganti, sehingga kepanikan masyarakat bisa kembali nyaman. Sebab, jika kondisi ekonomi masyarakat terpuruk dapat menimbulkan keamanan lingkungan sering terganggu. Disamping itu pihaknya mengajak masyarakat, agar tidak tergoda dengan perilaku kejahatan, yang disampaikan pada setiap acara di Desanya. “Syukurlah, Desa kami masih relatif aman dibandingkan dengan beberapa Desa tetangga yang banyak terjadi pencurian dan semacamnya. Namun, kami bersama warga tetap selalu siaga melalui kegiatan Kamtibmas,”pungkasnya. ( Ren, Esha )