News Room, Kamis ( 27/10 ) Pramuka Penggalang dari Pondok Pesantren Al-In’am Kwarran Gapura, yang mewakili Kabupaten Sumenep yang mengikuti Indonesia Schout Challenge (ISC) ISC Nasional di Yogyakarta mulai tanggal 23-27 Oktober 2016, meskipun tidak menjadi yang terbaik dan meraih hadiah pergi ke Amerika, namun sudah boleh puas masuk di posisi 9 tingkat Nasional dengan membawa medali 7 emas, 3 perak dan 1 perunggu.
Ketua Kwarcab Sumenep Drs. H. Ach. Shadik, M.Si, kepada News Room, Kamis (27/10) mengungkapkan, kemenangan memang menjadi harapan seluruh peserta ISC Nasional, namun, hasilnya tetap harus diterima dengan lapang dada.
“Semoga dengan prestasi yang sudah diraih hingga tingkat Nasional, terus menjadi motivasi bagi adik-adik peserta ISC maupun yang lain untuk terus semangat berkegiatan Pramuka di masa mendatang.” ungkapnya.
Dikatakan Ketua Kwarcab yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini, jika kontingen ISC Kabupaten Sumenep setidaknya telah mampu bersaing dengan Pramuka Penggalang lainnya di Jawa Timur dan bisa kembali menunjukkan kemampuannya di tingkat Nasional meskipun baru di posisi sembilan besar.
Karena itu pihaknya berharap, sebagai Pramuka Penggalang terbaik di Kabupaten Sumenep ini, akan terus memotivasi diri dan teman-teman lainnya, agar giat berlatih Pramuka. Sebab, tujuan utama pendidikan kepramukaan adalah pembinaan karakter generasi muda.
“Dengan prestasi yang diraih dalam berbagai event lomba Pramuka merupakan pemicu semangat agar terus berbuat yang terbaik untuk menjadi calon pemimpin di masa depan.” pungkasnya. ( Ren, Fer )