News Room, Jum’at ( 31/12 ) Setelah sebelumnya sukses melaksanakan bimbingan dan pemagangan industri rokok di Desa Kasengan Kecamatan Manding, yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep melalui Perusahaan Rokok (PR) CV. Aspek. Kali ini, perusahaan rokok yang mengawali usahanya melalui home industri ini mengembangkan sayapnya di Desa Poja Kecamatan Gapura. Direktur PR CV. Aspek, Isnaini, ST mengungkapkan, melalui pengembangan usaha pabrik rokok tersebut, diharapkan dapat menampung tenaga kerja baru yang selama ini sudah memiliki ketrampilan, namun tidak ada yang menampung untuk dipekerjakan. “Padahal, hampir 50 orang perempuan yang sebelumnya mengikuti pelatihan melinting dan membuat rokok di perusahaannya, rata-rata sudah lihai dan mampu bekerja di perusahaan rokok,”ujarnya. Hanya saja, tegas Isnaini, untuk mengembangkan usahanya masih terkendala dengan modal usaha yang kurang memadai, sehingga terpaksa pihaknya nantinya akan menampung para pekerja secara bertahap. Dan menyesuaikan dengan hasil pemasaran yang ada. Sebab, diakui selama ini perusahaan rokok di Sumenep cukup banyak, sehingga memerlukan persaingan yang ketat dibidang pemasaran. Sedangkan tenaga pemasaran yang ada memang sulit, karena selama ini pelatihan hanya untuk pembuatan rokok, belum pada tingkat pemasaran. Karena itu, pihaknya berharap pelatihan berikutnya yang akan dilaksanakan Disnakertrans Kabupaten Sumenep melalui Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) bisa melaksanakan kegiatan pelatihan bidang pemasaran, dan tidak hanya pelatihan pembuatan rokok yang pada akhirnya, ketika selesai mereka masih sulit mencari peluang kerja. “Kami yakin, dari sejumlah perusahaan rokok yang baru berkembang di Sumenep persoalannya dibidang pemasaran, dengan pelatihan pemasaran, berarti menciptakan tenaga kerja profesional yang juga membuat pengusaha sukses dan mengurangi penangangguran,”tandasnya. ( Ren, Esha )