News Room, Selasa ( 02/02 ) Kecepatan angin dan tinggi gelombang di Sumenep saat ini mengalami peningkatan di banding biasanya. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget hal itu disebabkan pertumbuhan Tropical Syclone (TC) stan di perairan Australia saat ini.
"Jadi dampaknya memang kecepatan angin dan tinggi gelombang untuk Sumenep dan sekitarnya menjadi meningkat,"kata Endriyono, Prakirawan BMKG, pada Media Center, Selasa (02/02).
Saat ini menurut Endri, tinggi gelombang di Sumenep rata-rata 0,3 sampai dengan 1 meter, dengan tinggi gelombang maksimal 1 hingga 2 meter. Sementara kecepatan angin berkisar 5 sampai dengan 35 kilometer perjam. "Ini bisa lebih meningkat di puncak musim hujan yang diperkirakan jatuh pada dasarian kedua bulan ini. Jadi perlu diwaspadai,"tambahnya.
Seperti yang diketahui, daerah Sumenep memiliki jenis pola curah hujan type monsunal. Yaitu keadaan di mana terjadi satu puncak dan satu lembah dalam setiap musim setiap tahunnya.
"Sedangkan yang dimaksud puncak musim hujan adalah jumlah hujan tertinggi dalam satu tahun itu sendiri,"tambah Endri. ( Farhan, Esha )