Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-02-2018
  • 802 Kali

Pertumbuhan Aset BPRS 2017 Capai 142 Persen

Media Center, Senin ( 12/02 ) Pertumbuhan aset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2017 mencapai 142 persen dibanding tahun 2013. Dari Rp 317 miliar di tahun 2013, menjadi Rp 769 miliar pada akhir tahun 2017.

"Sesuai data, pertumbuhan aset BPRS Bhakti Sumekar selama 5 tahun terakhir sangat signifikan," terang Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sudjatmiko, Senin (12/02).

Ia menuturkan, BPRS Bhakti Sumekar Sumenep memiliki catatan kinerja yang cukup positif dan cenderung lebih meningkat, bila dibandingkan dengan pencapaian kinerja pada tahun-tahun sebelumnya.

“Dengan total aset tersebut, BPRS Bhakti Sumekar (BPRS BS) menempati urutan ke 2 dari 172 BPRS yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Untuk total setoran PAD BPRS ke Pemkab Sumenep sampai dengan tahun 2017 adalah sebesar Rp. 58,4 miliar. Ini artinya BPRS Bhakti Sumekar telah menyetorkan deviden kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai pemegang saham sebesar 60 persen dibanding modal setor Pemkab yang telah disetorkan ke BPRS, yakni sebesar Rp. 96 miliar.

"Bahkan kepercayaan masyarakat terhadap BPRS Bhakti Sumekar juga semakin meningkat. Ini bisa dilihat dari peningkatan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 317 persen dibanding 5 tahun sebelumnya," paparnya.

Hingga akhir Desember 2017, DPK BPRS Bhakti Sumekar mencapai Rp 441,5 miliar, sedangkan di tahun 2013 sebesar Rp.105,8 miliar. Selama kurun waktu 5 tahun terakhir, bank juga telah melakukan peningkatan jaringan usaha, baik itu berupa pembukaan Kantor Cabang baru ataupun peningkatan status Kantor dari Kantor Kas menjadi Kantor Cabang, peningkatan jaringan kantor tersebut sebagai upaya bank untuk semakin mendekatkan diri kepada masyrakat, agar akses layanan perbankan semakin mudah.

Prospek di tahun 2018 merupakan tahun yang penuh tantangan, namum sekaligus juga peluang bagi perusahaan. Karena itu, BPRS Bhakti Sumekar akan melakukan upaya yang lebih keras untuk mencapai kinerja yang lebih baik lagi. ( Nita, Esha )