Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-10-2018
  • 462 Kali

Persit KCK Kodim 0827 Sumenep Gelar Kegiatan Membatik

Media Center, Selasa ( 02/10 ) Persatuan Isteri Tentara Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cabang XLVI Kodim 0827 Sumenep mengadakan kegiatan membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

Kegiatan membatik yang dipusatkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, melibatkan anggota PKK Kabupaten Sumenep, Dharma Wanita Sumenep, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep dan anggota Bhayangkari Polres Sumenep, Selasa (02/10).

Ketua Persit KCK Kodim 0827 Sumenep, Ny. Imelyda Ato Sudiatna mengatakan, kegiatan membatik dilaksanakan untuk memperingati Hari Batik Nasional 2018 yang jatuh pada hari ini Selasa, 02 Oktober 2018, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-73 tahun ini.

Diharapkan, melalui kegiatan membatik bersama itu, organisasi wanita di Kabupaten Sumenep tetap melestarikan batik sebagai warisan leluhur, bahkan ikut mempromosikan batik khas daerah ke luar daerah Sumenep.

“Kami menginginkan batik khas Sumenep bisa terkenal hingga di luar negeri demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” tegasnya di sela-sela kegiatan membatik.

Persit KCK Kodim 0827 Sumenep untuk kegiatan membatik itu juga melibatkan Persit KCK Kodim 0828 Sampang.

Terpisah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Hj. Nurfitriana Busyro mengungkapkan, pihaknya menyambut baik kegiatan membatik yang diadakan Persit KCK Kodim 0827 Sumenep, sebab dengan kegiatan itu semakin memotivasi organisasi wanita dan masyarakat mencintai batik sebagai warisan asli Indonesia.

“Semoga di Sumenep dan Madura pada umumnya, lahir desainer pembatik muda yang muncul dari tangan-tangan kreatifnya untuk menciptakan motif yang menarik tanpa menghilangkan nilai ke-daerahan, supaya batik semakin dicintai dan terkenal hingga di luar daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep, Nia Kurnia Fauzi mengajak masyarakat untuk melestarikan dan memperkenalkan batik khas Sumenep, bahkan tidak merasa malu memakai batik untuk pakaian setiap hari.

“Semoga dengan kegiatan ini akan menggugah kita, sehingga batik Sumenep tetap lestari di era apapun. Bahkan batik Sumenep menjadi salah satu bagian dari perkembangan fashion atau busana di masa mendatang,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )