Media Center, Kamis ( 31/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) mempersembahkan Sinau Bareng Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan Kiai Kanjeng, dalam rangka penutupan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI tingkat Nasional ke-49 tahun 2018, di depan Masjid Jamik Sumenep, Rabu (30/05) malam.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada LPP-RRI yang telah menyelenggarakan PTQ di Sumenep, sebab PTQ tahun ini mengukir sejarah baru pelaksanaannya yang berlangsung sejak 49 lalu, baru pertama kali dilakukan di Kabupaten sebagai tuan rumah.
“PTQ RRI ini, Kabupaten Sumenep mengukir sejarah baru pelaksanaannya, mengingat sebagai Kabupaten pertama yang menjadi tuan rumah. Biasanya penyelenggaraan PTQ yang diselenggarakan RRI tiap tahun pada bulan Ramadan ini diselenggarakan di tingkat Provinsi,” tegas Bupati pada penutupan PTQ RRI.
Bupati menyatakan, PTQ LPP-RRI tahun ini, merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep (Visit Sumenep 2018), bahkan Pemerintah Daerah telah memprogramkam sejumlah kegiatan nasional dan internasional hingga akhir tahun 2018 ini.
“Tahun ini ada banyak event wisata nasional yang digelar di Kabupaten Sumenep diantaranya, Festival Kuliner Indonesia (Juli), Festival Pelangi (Juli), Kerapan Sapi Tradisional (Agustus), Pameran Keris Internasional (Agustus), Festival Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat se-ASEAN V (Oktober), Sumekar Heart 10 KM (November), Festival Pencak Silat Pesisir Nasional (November), dan Festival Batik Nusantara (Desember),” imbuhnya.
Bupati mengajak peserta dan official PTQ RRI untuk hadir kembali ke Kabupaten Sumenep, guna menikmati dan menyaksikan rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Sumenep 2018.
“Semoga saja peserta dan official PTQ ini kembali ke Sumenep di masa mendatang, guna menikmati objek wisata yang belum sempat dikunjungi dan menikmati rangkaian kegiatan yang diselengarakan hingga penghujung akhir tahun 2018,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama LPP-RRI, Moh. Rohanuddin menegaskan, pihaknya memilih Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah PTQ RRI tahun ini, sebab Sumenep mampu menebarkan kedamaian dan kerukunan antar umat beragama.
“Sejarah baru di PTQ tahun ini, selain Sumenep sebagai Kabupaten pertama tuan rumah PTQ, juga di pelaksanaan tahun ini, pertama kali ada Lomba Cabang Tahfidz, termasuk pertama kali Masjid menjadi lokasi lomba, pertama kali Kafilah PTQ berwisata bersama,” pungkas Rohanuddin.
Ribuan masyarakat menghadiri penutuan PTQ RRI tahun ini untuk menyaksikan kolaborasi Emha Ainun Najib (Cak Nun) bersama Kiai Kanjeng dan Budayawan Nasional, D Zawawi Imron. ( Yasik, Esha )