News Room, Kamis ( 19/07 ) Menjelang bulan Ramadhan 1433 Hijriah, persediaan kebutuhan sembilan bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, hingga Kamis (19/07) ini, aman. Stok yang ada masih mampu memenuhi permintaan masyarakat selaku konsumen. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, Drs. Heni Yulianto menjelaskan, pemantauan terhadap persediaan barang kebutuhan pokok di pasar tradisional terus ditingkatkan, apalagi menjelang bulan puasa hingga lebaran nanti. “Hasilnya, stok barang kebutuhan pokok di toko-toko besar di pasar tradisional, yang memang dijadikan acuan oleh kami, belum terjadi kelangkaan. Artinya masih aman, dan bisa memenuhi permintaan konsumen,”kata Heni, di Sumenep, Kamis (19/07). Selain stok, kata Heni, pihaknya juga memantau fluktuasi harga terhadap kebutuhan pokok, yang ternyata masih relatif stabil. “Berdasarkan hasil pantauan kami di pasar anom dan bangkal, Kecamatan Kota, bahwa harga beberapa kebutuhan pokok, yakni beras premium ukuran 25 kilogram merk ikan paus tetap, Rp. 198.000,00, Daging sapi juga tidak ada perubahan, tetap Rp. 65.000,00 per-kilogram. Sama juga daging ayam kampung Rp. 48.000,00 per-kilogram, daging ayam broiler Rp. 26.000,00 per-kilogram, telur ayam ras masih tinggi Rp. 18.000,00 per-kilogram, dan kentang harganya juga tetap Rp. 6.000,00 per-kilogram,”terangnya. Heni mengungkapkan, harga tersebut bertahan sejak tanggal 7 hingga 18 Juli 2012. Jadi, bulan ramadhan ini menjadi pemicu naiknya harga. “Kalau sebelum tanggal 7 Juli 2012, harga daging sapi Rp. 60.000,00 per-kilogram, daging ayam broiler Rp. 24.000,00, telur ayam ras Rp. 14.000,00 dan kentang Rp. 5.500,00 per-kilogram. Ini sudah biasa terjadi tiap tahun menjelang bulan puasa, tapi kenaikan harga itu masih dalam batas kewajaran,”ungkapnya. Sedangkan, beberapa komoditas lainnya yang justru mengalami penurunan, terjadi pada cabe merah besar, dari sebelumnya Rp. 18.000,00 sekarang turun menjadi Rp. 15.000,00 per-kilogram, cabe kecil dari Rp. 12.000,00 menjadi Rp. 10.000,00 per-kilogram, dan tomat juga harganya turun, sebelumnya Rp. 5.000,00 menjadi Rp. 4.000,00 per-kilogram. “Kami akan terus pantau harga dan persediaan kebutuhan pokok di pasar tradisonal Sumenep, hingga H-1 lebaran nanti,”pungkasnya. ( Nita, Esha )