Media Center, Selasa ( 15/08 ) Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Sumenep terus
mengembangan perpustakaan Desa, menyusul masih banyaknya Desa maupun
Kelurahan di Jawa Timur yang belum memiliki perpustakaan.
Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten
Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya kepada wartawan, Selasa (15/08)
mengungkapkan, jika pihaknya akan mewujudkan perpustakaan di semua Desa,
sehingga sebagian Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk pembangunan
perpustakaan Desa.
"Perpustakaan Desa di Sumenep memang masih
sedikit, namun sudah ada 2 Desa pioneer, yaitu Kalianget Timur,
Kecamatan Kalianget, dan Desa Totosan, Kecamatan Lenteng sebagai Desa
percontohan yang memiliki perpustakaan Desa,"ungkapnya.
Diakui,
selama ini pihaknya secara intensif mendatangi semua Desa memberikan
bimbingan, dalam merencanakan, merawat serta mengelola perpustakaan
Desa, bahkan seluruh perangkat Desa juga menyambut positif pembangunan
perpustakaan Desa, karena terbantu penggunaan Dana Desa (DD).
Disampingnya itu, untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan
literasi, sumber pembiayaan tidak hanya dari APBD, namun juga bantuan
dari Pemprop Jawa Timur serta pihak ketiga.
“Kami terus melakukan
supervisi keliling, agar semua Desa bisa memiliki perpustakaan Desa, dan
perangkat desa juga cukup responsive dengan program kami,”tandasnya.
Ferdiansyah berharap Perpustakaan Desa/Kelurahan disediakan sebagai
sarana layanan publik yang dapat mendorong kegemaran membaca guna
menambah pengetahuan, menunjang pendidikan, meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraan masyarakat Desa. ( Ren, Esha )