Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-02-2013
  • 574 Kali

Perpanjangan Run Way Bandara Trunojoyo Segera Terealisasi

News Room, Rabu ( 06/02 ) Perpanjangan landasan pacu (Run Way) Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, akan segera terealisasi pada pertengahan tahun 2013. Direncanakan, landasan pacu diperpanjang sekitar 200 meter, dari semula 1.160 meter. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si menjelaskan, perpanjangan landasan pacu Bandara Trunojoyo itu, untuk memfungsikan kawasan tersebut menjadi bandara komersial. “Ini menindak lanjuti hasil pertemuan dengan pimpinan Lion Air beberapa waktu lalu di Jakarta. Bahwa mereka siap mengoperasikan pesawat jenis ATR-72, dengan penerbangan sementara Sumenep-Surabaya, sehingga dibutuhkan perpanjangan landasan pacu sekitar 200 meter,”kata Wabup Sumenep, Rabu (06/02). Untuk mewujudkan semua itu, diperlukan dana sebanyak Rp3,5 milyar, yang nantinya akan digunakan sebagai dana pembebasan lahan. “Perpanjangan landasan pacu 200 meter, dibutuhkan lahan 3 hektar. Kemungkinan besar, pengembangannya kearah barat. Kami sudah melakukan pembicaraan dengan seluruh dinas terkait, demi kelancaran proyek tersebut,”terangnya. Wabup mengungkapkan, dana perpanjangan landasan pacu akan dilakukan sebelum APBD Perubahan 2013. Dan, nampaknya anggota DPRD Sumenep juga sepakat dengan anggaran tersebut. “Tapi, butuh surat pernyataan dari Bupati Sumenep. Kalau surat sudah ada dan disetujui oleh dewan. Maka, secara bersamaan bantuan dana dari pusat senilai Rp33 milyar juga akan dikucurkan, guna pengembangan Bandara Trunojoyo, baik terminal maupun pemenuhan fasilitas lainnya,”ujarnya. Menurut Wabup, surat pernyataan dari Bupati Sumenep, diperkirakan dalam minggu ini sudah selesai dan segera dikirim ke DPRD setempat. “Jadi, tidak ada masalah penganggaran sebelum APBD perubahan. Yang penting ada surat pernyataan dari Bupati, dan disetujui oleh dewan, ya boleh-boleh saja anggaran itu dipakai,”ungkapnya. Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Sumenep ingin menjadikan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial yang disinggahi pesawat berjadwal reguler. Sejumlah program atau kegiatan yang merupakan hasil sinergi Pemkab Sumenep dan Satker Bandara Trunojoyo, terus dilakukan guna menambah fasilitas supaya memenuhi persyaratan (standar) sebagai bandara komersial. Program sinergi tersebut, diantaranya Pemkab Sumenep membebaskan lahan sekitar 5,4 hektar untuk perluasan areal Bandara Trunojoyo pada 2011, guna menambah sejumlah fasilitas, di antaranya menambah panjang landasan pacu pesawat yang untuk sementara hanya 905 meter. Kemudian, Kementerian Perhubungan memprogramkan penambahan panjang landasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo, dari 905 meter menjadi 1.160 meter, dan penambahan fasilitas lainnya, pada tahun 2012. ( Nita, Esha )