Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-06-2015
  • 889 Kali

Perokok Aktif Langgar Aturan, Perokok Pasif Kena Getahnya

News Room, Senin ( 08/06 ) Risiko bahaya asap rokok terhadap kesehatan manusia ternyata belum banyak disadari oleh masyarakat, utamanya oleh para perokok aktif. Terbukti, meskipun banyak tempat-tempat yang dilarang untuk merokok, masih banyak yang melanggar dan tidak peduli orang di sekitarnya, yang sebenarnya lebih banyak kena getahnya, karena condong berbahaya sebagai perokok pasif. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. A. Fatoni, M.Si kepada wartawan, Senin (08/06).

Menurutnya, perokok pasif sebenarnya lebih memiliki tingkat risiko tinggi dibandingkan dengan perokok aktif. “Sebab, perokok pasif akan langsung menghirup asal rokok, sehingga zat dan unsur kimia yang terkandung didalamnya, seperti karbon monoksida langsung terhisap ke paru-paru,”jelasnya.

Sementara perokok aktif tegas dr. Fatoni, setelah menghirup masih mengeluarkan asap rokok. Meskipun, memang diakui sama-sama memiliki risiko tinggi terhadap kesehatannya, namun yang justeru paling banyak merugi adalah perokok pasif, karena selain ancaman berbagai penyakit seperti kanker tenggorakan, dan berbagai penyakit lainnya, juga risiko ditulari penyakit dari perokok aktif.

Dicontohkan dr. Fatoni, apabila perokok aktif memiliki penyakit TBC (Tuber Culosis) misalnya, bisa jadi perokok pasif yang menghirup asap rokok tadi juga bisa tertular TBC. Karena itulah, mengapa pemerintah mengeluarkan aturan ditempat-tempat umum, utamanya rumah sakit dan tempat lainnya untuk menerapkan area bebas asap rokok.

“Sayangnya, memang masyarakat belum banyak mematuhi aturan penerapan bebas asap rokok di tempat-tempat umum,”ujarnya.

Seperti halnya yang terlihat selama ini di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, yang sudah menerapkan sebagai area bebas asap rokok, ternyata masih banyak ditemukan masyarakat yang melanggar. Karena itu, tegas dr. Fatoni, ke depan perlu terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya rokok bagi kesehatan. ( Ren, Esha )