News Room, Jumat ( 10/06 ) Menurunnya permintaan konsumen membuat sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mengalami penurunan harga.
Sesuai hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, di pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal, di Kecamatan Kota setempat, harga daging sapi turun dari Rp. 120.000,00 menjadi Rp. 110 ribu per kilogram.
Harga bawang merah, semula Rp. 32.000,00 menjadi Rp. 28.000,00 dan bawang putih semula Rp. 32.000,00 turun menjadi Rp. 30.000,00.
“Penurunan harga sejumlah komuditas itu, mulai kemarin,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Heni Yulianto, Jumat (10/6/2016).
Ia menuturkan, salah satu penyebab turunnya harga daging sapi dan bawang itu, dikarenakan permintaan konsumen sudah mulai menurun.
"Permintaan konsumen di pasaran mulai berkurang terhadap daging sapi maupun bawang. Ini kan hukum pasar, kalau permintaan turun maka harga pun ikut merosot," terangnya.
Sementara untuk harga komoditas lainnya terpantau tetap tinggi, seperti harga daging ayam broiler Rp. 34.000,00 dan harga ayam kampung Rp. 80.000,00.
“Harga telur ayam ras juga tetap yakni Rp. 22.000,00 dan telor ayam kampung Rp. 40.000,00 per kilogram,” paparnya.
Bahkan, harga sembako juga tetap seperti beras bengawan yang mencapai Rp. 10.500,00 per kilogram, beras jenis IR 64 premium Rp. 9.500,00, dan jenis IR 64 Rp. 8.700,00. Sedangkan minyak goreng curah Rp.12.000,00 per kilogram.
Harga cabai juga tetap. Untuk cabai merah besar biasa Rp. 22.000,00 per kilogram, cabai merah besar kriting Rp.17. 000,00, cabai kecil Rp.16. 000,00, dan cabai rawit Rp. 15 000,00. ( Nita, Fer )