Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-07-2011
  • 434 Kali

Perluasan Bandara Trunojoyo Diputuskan Rp.100.000,00/Meter

News Room, Selasa ( 19/07 ) Pelebaran lahan Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Sumenep, seluas 1,6 hektar yang dianggarkan sebesar Rp. 1,8 milyar, siap direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten setempat. Sesuai hasil pertemuan antara Tim 9 dengan 7 pemilik lahan yang terimbas pelebaran Bandara Trunojoyo, disepakati harga lahan tersebut sebesar Rp. 100.000,00 per-meter. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si menjelaskan, perluasan lahan Bandara Trunojoyo itu sudah tidak ada masalah, tinggal menunggu pencairannya saja. “Insya Allah, pekan depan keuangan lahan itu akan dicairkan langsung oleh Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si. Harga lahan seluas 1,6 hektar untuk pelebaran Bandara Trunojoyo tersebut, senilai Rp.100.000,00 per-mter,”kata H. Moh. Saleh, pada wartawan di kantor Bupati Sumenep, Selasa (19/07). H. Moh. Saleh mengemukakan, sebenarnya lahan yang dibutuhkan untuk pelebaran Bandara Trunojoyo itu seluas 4 hektar. “Namun, pada tahun ini, Pemkab Sumenep melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011, baru menganggarkan Rp. 1,8 milyar untuk pelebaran seluas 1,6 hektar,”terangnya. Sisa lahan pelebaran Bandara Trunojoyo, kata H. Moh. Saleh, seluas 2,4 hektar, akan dianggarkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2011. “Kami akan terus berupaya pelebaran, guna kepentingan Bandara Trunojoyo secepatnya rampung. Mudahan-mudahan di PAK nanti, anggaran untuk sisa pembebasan lahan dapat disepakati,”ungkapnya. Pemerintah Kabupaten Sumenep membebaskan lahan di areal Bandara Trunojoyo sebagai upaya memperpanjang landasan pacu pesawat, untuk menjadikan Bandara tersebut sebagai Bandara komersil. Sebab, saat ini panjang landasan pacunya hanya 800 meter, belum memenuhi syarat sebagai Bandara komersial, sehingga perlu dilakukan perpanjangan landasan pacu dengan cara menambah areal lahan Bandara. ( Nita, Esha )