Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2012
  • 334 Kali

Perlu Peran Pendamping Untuk Sukseskan Program PKH

News Room, Kamis ( 25/10 ) Untuk semakin meningkatkan keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sumenep, yang pada tahun 2012 mencapai sasaran lebih dari 13.900 Rumah Tangga Sangat Miksin (RTSM) diperlukan peran pendamping agar lebih optimal. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si kepada sejumlah wartawan usai membuka Rakor PKH di Ruang Kerjanya, Kamis (25/10). Menurutnya, peran pendamping PKH di 14 Kecamatan di Kabupaten Sumenep sangat signifikan, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat penerima PKH. “Mereka lebih tahu, jika ada penerima PKH yang tidak sekolah, kemudian sakit tidak dibawah ke Puskesmas dan sebagainya,”ujarnya. Sebab, tegas mantan Inspektur Sumenep ini, dana PKH yang dikucurkan ke Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 2 milyar lebih untuk dimanfaatkan sebagaimana tujuan program, sehingga masyarakat yang sebelumnya rumah tangga sangat miskin bisa menjadi keluarga yang menjadi harapan dimasa yang akan datang. Dijelaskan, Kabupaten Sumenep angka kemiskinannya setiap tahun menunjukkan penurunan, yakni sejak tahun 2010-2011 terddapat 145.788 KK, pada tahun 2012 turun menjadi 139.132 KK dan pada tahun 2013 mendatang sudah bisa dilihat angka penurunnya, yakni sekitar 126.480 KK. Berbagai dampak yang terjadi dengan penuruna keiskinan di Sumenep seperti tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, pola hidup, kelayakan sandang, pangan dan papan serta berbagai dampak yang diperoleh melalui berbagai program yang dilaksanakan pemerintah. Disamping itu pihaknya, juga minta Dinas Sosial Kabupaten Sumenep untuk melakukan terobosan memprogramkan 2 Kecamatan PKH di Sumenep, yang selama ini hanya 14 Kecamatan yang dapat, padahal 27 Kecamatan layak untuk mendapat program yang sama. ( Ren, Esha )