Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-08-2011
  • 454 Kali

Perlu Penyelamatan Pantai Lombang Sebagai Tempat Wisata

News Room, Jumat ( 26/08 ) Masih belum bisa dikelolanya Pantai Wisata Lombang, karena masih terus disengketakan oleh warga, disesalkan tokoh pemuda setempat, H. Humaidi. Menyurutnya, suasana wisata Pantai Lombang, khususnya menjelang lebaran ketupat nanti, seharusnya dijadikan moment penting untuk lebih menggeliatkan suasana Wisata Sumenep itu. “Sebab, jika persoalan lahan yang selama ini terus tidak kunjung selesai, sehingga mengganggu kenyamaman masyarakat untuk menikmati pesona Pantai Lombang sangat disayangkan, karena akan semakin memperburuk keberadaan Pantai Lombang,”ujar H. Humaidi. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Sumenep harus terus berupaya menyelesaikan persoalan Pantai Lombang yang selama ini masih terus di sengketakan warga. Meskipun proses hukum yang sudah ditempuh kedua belah pihak saat ini masih terus berjalan, namun penyelamatan aset wisata Sumenep itu harus dilakukan. Jadi, jangan sampai persoalan itu terus berlarut-larut dan membuat keduanya sama-sama tidak bisa mengelola tempat wisata yang konon sudah dikenal tidak hanya di Indonesia, namun internasional mengenal pohon cemara dan kelembutan pasirnya itu sebagai tempat wisata yang nyaman. H. Humaidi, sangat menyesalkan keberadaan Pantai Lombang yang akhirnya tidak terurus, bahkan sejumlah pohon cemara udang sudah tidak indah lagi, karena banyak ditebang tanpa ampun oleh warga. “Mari kita selesaikan bersama persoalan sengketa lahan Pantai Lombang ini dengan baik, dengan musyawarah dan sentuhan dari hati-kehati, sehingga sama-sama bisa menerima dengan lapang dada,” tambahnya. Mantan Ketua Garda Bangsa ini berharap masyarakatpun tidak mudah terprovokasi oleh orang yang memanfaatkan kekacauan itu. Dan pemerintah tetap bersikap tegas dan merangkul rakyat untuk saling menjaga keindahan alam yang diciptakan Sang Maha Karya itu. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Drs. Amir Fauzi ketika ditemui News Room di kantornya tadi siang, Jumat (26/08) belum bisa memberikan komentar banyak terkait persoalan wisata pantai itu. Disamping masih terus berupaya mempelajari persoalannya karena baru menjabat, pihaknya ingin semua cepat terselesaikan dan tentunya dengan tetap melibatkan pihak-pihak yang memang terlibat dan berperan sebelumnya. “Mudah-mudahan segera cepat terselesesaikan dan kegiatan pengembangan wisata di Sumenep bisa semakin baik kedepan,”harapnya singkat. ( Ren, Esha )