Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-05-2011
  • 452 Kali

Perlu Penyadaran Pentingnya Surat Kependudukan Bagi Masyarakat

News Room, Sabtu ( 14/05 ) Tingkat kesadaran masyarakat terhadap data kependudukan khususnya di Kecamatan Guluk-guluk mulai ada peningkatan yang signifikan, utamanya bagi para generasi muda. Kesadaran itu, karena juga ditunjang dengan berbagai persyaratan kelengkapan kependudukan yang perlu dipenuhi, ketika melakukan pengurusan surat-surat. Bahkan, data kependudukan sangat penting bagi para pelajar, ketika nantinya mereka melanjutkan keberbagai jenjang pendidikan diluar kota, sehingga tidak perlu lagi melakukan kepengurusan surat-surat kependudukan secara dadakan, ketika hanya ada kepentingan seperti itu. Terbukti, jika diprosentasekan dari sekitar 15.000 penduduk di Kecamatan Guluk-guluk yang telah terdaftar di UPT Kependudukan setempat, berkisar 70 persen, sebab, masyarakat masih tergantung keperluan mereka. “Mayoritas yang tidak mempunyai KTP di Daerah Kecamatan Guluk-guluk ini adalah orang yang lanjut usia, artinya mereka yang jarang melakukan aktivitasnya keluar daerah,”ungkap Kepala UPT Kependudukan wilayah Kecamatan Guluk-guluk, Syamsuri, S.Sos. M.Si. Menurutnya, tumbuhnya keinginan generasi muda untuk menjadi warga negara yang baik, tentu harus didukung semua sektor, sehingga semua program yang dilaksanakan pemerintah akan terukur dengan jelas. Karena itu pihaknya akan terus berupaya memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya surat-surat kependudukan. Sementara pelayanan yang dilakukan selama ini terus dilakukan pembenahan agar masyarakat merasa nyaman dan tidak terkesan dipersulit. Karena itu, pihaknya sangat berharap bagi pemohon hendaknya tidak mewakilkan kepada orang lain ketika melangurus surat kependudukan. Sebab, terkadang ketika ada persoalan mahalnya biaya karena ulah orang yang mewakili dan sebagainya. Samsuri menghimbau masyarakat pemohanan KK/KTP dan surat-surat lainnya, bisa dilaksanakan di rumah Kepala Desa atau Balai Desa, dan tidak melalui pihak lain. “Kami juga tidak ingin ada opini di masyarakat tentang mahalnya pengurusan KTP/ KK dan sebagainya karena ulah petugas. Padahal, orang lain diluar kami,”tambahnya. ( Ren, Esha )