News Room, Senin ( 09/01 ) Menyambut kunjungan wisata 2018, Pemerintah Kabupaten Sumenep, telah membentuk enam Kelompok Kerja (Pokja) untuk mempersiapkan kunjungan wisata 2018 tersebut. Keenam pokja tersebut, diantaranya pokja tampilan wisata, destinasi wisata, infrastruktur, media promosi, produk unggulan dan souvenier, serta pokja kerja sama dan investasi.
Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi kepada wartawan, Senin (09/01/2017) mengungkapkan, dalam persiapan kunjungan wisata tahun 2018 memang sudah ada enam pokja. Namun, sebenarnya, itu dinilai masih belum cukup, dan membutuhkan semua pihak termasuk masyarakat khususnya di Kabupaten Sumenep ini.
“Jadi, masih membutuhkan kerjasama dari semua pihak, khususnya masyarakat Sumenep sendiri dalam mewujudkan kunjungan wisata 2018.” ungkapnya.
Disamping itu tegas Wabup Sumenep ini, jika dari segi fasilitas, sebenarnya Kabupaten Sumenep masih membutuhkan banyak fasilitas umum yang perlu dibenahi. Seperti halnya, perlu adanya hotel berbintang agar kebutuhan penginapan bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten setempat bisa terpenuhi.
Meskipun diakui Politisi PDI-P ini, jika keberadaan penginapan dan hotel di Kabupaten Sumenep sudah cukup banyak. Sesuai data yang ada tercatat sebanyak 165 kamar hotel dari sejumlah hotel yang ada di Kabupaten setempat. Dan sebenarnya sudah cukup untuk menampung pengunjung wisata, utamanya jika ada event tertentu.
“Namun, kita masih butuh hotel berbintang tiga, agar kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke Sumenep semakin terpenuhi.” tandasnya.
Untuk itu, kerjasama dengan semua pihak seperti investor juga perlu dilakukan. Dan diakui Wabup jika sudah ada investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Sumenep. Dan diharapkan harapan tersebut bisa segera dilakukan, agar kunjungan wisata 2018 segera terwujud. ( Ren, Fer )