Media Center, Kamis ( 02/12 ) Sejak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggalakkan literasi dan istilah “merdeka belajar’, di mana Ujian Nasional (UN) dihapus dan diganti dengan Asesmen Nasional, sehingga para guru perlu memperkaya dengan literasi dan numerasi.
Seperti halnya yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Tim Inovasi Jawa Timur menggelar Pelatihan Guru “Membangun dan Menguatkan Budaya Literasi Jenjang SMP”. Sehingga para guru mendapat bimbingan bagaimana membuat soal yang ready dan sebagainya.
Hal tersebut ditegaskan salah seorang Fasilitator Nasional Pelatihan Guru yang juga Mitra Tim Inovasi Jawa Timur, Kumilaila, M.Pd, pada pelatihan guru yang dilaksanakan di SMPN 2 Sumenep selama tiga hari mulai tanggal 02-04 Desember 2021 ini.
Menurutnya, para guru juga dibimbing bagaimana dapat membimbing siswa untuk aktif membaca. Dalam prakteknya nanti akan dicoba melakukan interaktif untuk membaca tanpa bersuara dan tetap bisa berinteraksi dengan fasilitator. Dan ini merupakan contoh riil yang bisa diterapkan kepada siswa di sekolah.
“Tentunya dari hasil pelatihan dilakukan refleksi, sehingga dapat diketahui apa yang belum dilaksanakan dengan baik dan bisa diperbaiki hingga pelatihan ini menjadi efektif,” ungkap Fasilitator Nasional yang juga Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Pasuruan ini, Rabu (02/12/2021).
Sementara District Fasilitator (DF) Inovasi Kabupaten Sumenep, Cahyadi Wahyono, menambahkan, pelatihan pada guru bagaimana mengembangkan dan menguatkan budaya literasi diperlukan dukungan semua pihak, mulai dari guru, kepala sekolah, orang tua siswa dan lingkungan sekitar.
“Yang terpenting adalah bagaimana membangun pola pikir berkembang (growth mindset) yang harus dimiliki oleh guru, sehingga ketika ada kesempatan menjadikannya sebuah peluang untuk melakukan yang terbaik utamanya bagi pendidikan,” tandasnya.
Diakui, Yayak, panggilan akrab pria yang juga Tim Inovasi Jawa Timur, jika selama ini pihaknya terus mendorong dinas terkait utamanya Dinas Pendidikan Sumenep dalam rangka melaksanakan kegiatan Inovasi dan literasi sebagai bagian dari komitment bersama untuk terus menggugah guru dan para pelaku pendidikan serta pengambil kebijakan khususnya dalam membangun pendidikan utamanya di masa pandemi. ( Ren, Fer )