Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-03-2021
  • 586 Kali

Perkuat Organisasi, PAC GP Ansor Pragaan Gelar Workshop Keorganisasian

Media Center, Jum’at ( 05/03 ) Guna membangun sinergitas dan kesolidan dalam berorganisasi, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pragaan, menggelar Workshop Keorganisasian dan Peresmian Sekretariat PAC GP Ansor, Kamis (04/03/2021) kemarin.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pragaan, Imam Ghazali, S.Pd.I, mengungkapkan, tujuan adanya workshop keorganisasian ini untuk melatih diri agar dalam berorganisasi bisa lebih solid.

“Workshop keorganisasian ini bertujuan untuk menjadikan PAC GP Ansor di Kecamatan Pragaan lebih baik dan tertata rapi, baik dari tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) maupun kesolidan antar pengurus dan anggota, agar militansi berorganisasi tercapai," kata Imam dalam sambutannya.

Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, sekaligus pemateri workshop, Abd. Wasid, M.Pd menjelaskan tentang teknik atau bagaimana cara dalam berorganisasi yang baik serta memberikan beberapa solusi dalam segala problem berorganisasi.

“Ada banyak hal yang harus dilakukan dalam berorganisasi, khususnya pengurus harian, yaitu mereka harus diberi tanggung jawab agar merasa dirinya penting dan diperlukan. Jika tidak, mereka akan merasa santai-santai saja tanpa beban apapun. Akan tetapi semua harus sesuai dengan persetujuan ketua,” terangnya.

Ia meminta, agar setiap hal apapun yang akan dilakukan terkait organisasi harus melalui persetujuan ketua, sebab kendali utama adalah ketua dan sekretaris harus membantu ketua.

“Saya minta agar setiap apa yang akan kita lakukan dalam sebuah kegiatan harus melalui persetujuan ketua dimana sekretaris harus membantu ketua dalam segala hal dan yang mengatur laju gerak organisasi adalah pengurus harian, jadi harus saling koordinasi Ketua PC GP Ansor Sumenep," terangnya.

Ketua PC GP Ansor Sumenep, K. Qumri Rahman menambahkan beberapa trik yang dilakukan oleh Pengurus Cabang GP Ansor Sumenep dalam memantapkan dan menyadarkan pengurus yang kurang aktif, yaitu dengan do'a pengurus harian dan Badan Otonom (Banom). ( KIM-KMAP/Ismi,Fer )