Media Center, Jumat ( 24/11 ) Setelah perkosa seorang janda berinisial WD (22), warga Dusun
Rabe, Desa Angkatan Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Kabupaten Sumenep,
Madura, Jawa Timur, seorang pemuda masuk bui atau sel tahanan Polsek
Kangean.
Aksi bejat pada 10 November 2017 lalu, pelaku atas nama
Kholil Rahman (25), warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jang-jang akhirnya
ditangkap tadi malam (23/11).
Kejadian pemerkosaan tersebut
bermula saat korban pulang dari toko yang dijaganya. Setelah sampai
di rumahnya atau di rumah Buhari, tempat korban menumpang hidup, di Dusun
Bunut, Desa Duko, korban langsung mandi di kamar mandi yang ada di rumah
tersebut.
"Tiba-tiba datang pelaku (Kholil Rahman, Red) dan
langsung mengetuk pintu kamar mandi yang di dalam kamar mandi itu ada
korban (WD),"kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi,
Jumat (24/11).
Pelaku langsung mengajak korban berhubungan badan
layaknya suami isteri. Namun korban menolak dan berteriak minta tolong.
Pada saat itu juga tidak terdengar suara lagi. Bahkan suara pelaku yang
sebelumnya mengajak berhubungan itu sudah tak terdengar. Dikira oleh korban,
pelaku sudah pergi.
"Lalu korban keluar dari dalam kamar mandi
dan ternyata pelaku bukan sudah pergi, namun bersembunyi di ruang tengah
di samping TV,"terangnya.
Selanjutnya korban berlari hendak masuk
kembali ke kamar mandi. Namun pelaku mengejar dan merangkul serta
menyeret ke kamar dan saat itulah datang 2 orang teman pelaku yang tidak
diketahui identitasnya, membantu memegang dan membaringkan korban di
lantai. Lalu pelaku membuka pakaian korban dan menyetubuhi.
"Sedangkan ke 2 temannya memegangi kedua tangan, serta membungkam mulut
korban dan setelah tersangka puas melampiaskan nafsunya, temannya juga
melakukan hal yang sama secara bergantian, dan selanjutnya ketiganya
melarikan diri,"ceritanya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang
pelaku atas nama Kholil Rahman diamankan di Polsek Kangean.
"Sementara 2 pelaku lain kami nyatakan sebagai DPO (Daftar Pencarian
Orang),"tukas Suwardi. ( Nita, Esha )