News Room, Selasa ( 26/10 ) Perjanjian kerjasama pemakaian Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Sumenep, antara Pemerintah Kabupaten setempat, dengan PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero), untuk kepentingan sekolah terbang atau “Pilot School”, dibahas oleh Dinas Perhubungan dengan Komisi C DPRD Sumenep, pada Selasa (26/10) pagi. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminullah, M.Si menjelaskan, sistem perjanjian kerjasama itu berupa sewa-menyewa yang ketentuannya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2009, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Departemen Perhubungan. “Dalam perjanjian kerjasama itu, PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero) masih mengajukan sewa selama 1 tahun. Namun, kalau nantinya PT. Merpati Nusantara Airline (Persero) masih membutuhkan Bandara Trunojoyo, tentunya kami akan memperpanjang perjanjian kerjasama tersebut,”kata H. Minul, pada wartawan di kantor DPRD Sumenep, Selasa (26/20). Saat ini, kata H. Minul, pihaknya bersama Komisi C DPRD Sumenep, masih fokus pada pembahasan perjanjian kerjasama itu. “Kalau sudah matang, baru kami tindak lanjuti untuk dilakukan penanda tanganan antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, dengan PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero),”ujarnya. Sementara, Ketua Komisi C DPRD Sumenep, K. Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, yang menjadi pembicaraan dalam rapat dengan Dinas Perhubungan, menyangkut sewa-menyewa Bandara Trunojoyo, untuk dipakai sekolah terbang oleh PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero). “Jadi, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2009, sewa itu menyangkut sewa landing, parkir dan sebagainya. Kami masih butuh sebuah pengertian secara detail, tapi hasil kesepakatan rapat tersebut dinyatakan bahwa segera untuk ditindak lanjuti sesuai perundang-undangan yang berlaku,”terangnya. K. Abdul Hamid mengungkapkan, perjanjian kerjasama dengan PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero), harus secepatnya ditindak lanjuti, dan tidak ada alasan untuk ditunda-tunda. “Karena, ini akan memancing anggaran dari pusat, untuk nantinya Bandara Trunojoyo bisa dijadikan lapangan komersial,”ungkapnya. ( Nita, Esha )