News Room, Selasa ( 22/12 ) Ratusan aktivis yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumenep, turun jalan memperingati Hari Ibu, pada Selasa (22/12) pagi. Sambil membawa spanduk berwarna merah bertuliskan “Untukmu Pahlawanku, Ibuâ€Â, para aktivis PMII membagikan 50 bingkisan berisi beras dan mie instan pada para pengemis di Taman Adipura, Kota Sumenep. Koordinator Aksi PMII Sumenep, Rina Askiawati, mengatakan, aksi ini dilakukan, untuk memperingati semangat peran ibu dan perjuangan perempuan demi memperbaiki kualitas bangsa. Dan, bagi-bagi bingkisan itu, tidak lain untuk mengurangi beban hidup para kaum Ibu di Sumenep. “Kami tau kaum Ibu di Sumenep, sebagian besar masih berada dibawah garis kemiskinan. Itu terbukti, dengan banyaknya perempuan menjadi pengemis di Sumenep,†terang Rina, ketika berorasi di depan Taman Adipura, Kota Sumenep, Selasa (22/12/2009). Selain itu, aktivis PMII juga berorasi dan membacakan puisi, yakni hentikan kekerasan pada kaum ibu, Surga dibawah telapak kaki ibu, Hormati dan sayangi ibu. Sementara, Korps HMI Wanita (Kohati) Sumenep, membagikan bunga kertas dan selebaran bertuliskan “Selamat Hari Ibuâ€Â. Koordinator Aksi Kohati Sumenep, Nurul Qamariyah, mengatakan, selama aksi pihaknya sengaja membagikan bunga kepada para pengendara jalan. “Itu melambangkan seorang ibu yang selalu dipenuhi rasa kelembutan dan kasih sayang. Jadi, kami harapkan warga Sumenep, supaya selalu menghormati kaum ibu,†katanya. Selain pengguna jalan, aktivis Kohati Sumenep juga membagikan bunga kertas pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, diantaranya Badrul Aini dan A. Mawardi Djazuli. ( Nita, Esha )