Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-05-2012
  • 515 Kali

Perhatikan Sarana Pendidikan Hingga Kenyamanan Guru

News Room, Selasa ( 01/05 ) Upaya pemerintah untuk membenahi sarana prasarana pendidikan khususnya di Kabupaten Sumenep terus dilakukan. Terbukti tahun 2012 ini ada 69 lembaga akan dilakukan perbaian ruang kelasnya dengan total anggaran sekitar Rp. 14 Milyar dengan cara swakelola melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM pada kegiatan Seminar Quo Vadis Pendidikan dan Louncing Majalah Pendidikan yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) di Pendopo Agung Sumenep, Selasa (01/05). Menurutya, dengan terus melakukan perbaikan terhadap lembaga pendidikan, baik di daratan dan kepulauan diharapkan tahun depan tidak ada lagi sekolah yang rusak. “Hanya saja, nantinya yang perlu diperhatikan dengan keberadaan jumlah siswa yang sedikit agar kegiatan pendidikan lebih efektif dan tidak mubadzir,”ujarnya. Untuk itu kami perlu koordinasi dengan Kantor Kemeterian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, sehingga tidak terjadi seperti dulu, dengan banyaknya pembangunan lembaga pendidikan yang jauh dari penduduk, sehingga akhirya siswanya menjadi sedikit. Disamping itu tegas H. Masuni, perhatian berikutnya bagi lembaga pendidikan khususnya di kepulauan yang masih terkendala dengan fasilitas listrik, akan ada bantuan mesin jenset dengan mengggunakan bahan bakar air. Sehingga siswa di kepulauan tidak tertinggal utamanya dengan penggunaan Informasi Teknologi (IT) yang masih banyak dikeluhkan masyarakat. Bahkan, salah satu terobosan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep juga telah mengupayakan pembangunan rumah dinas bagi para guru di kepulauan, sehingga mereka bisa betah dan nyaman bertugas disana. Untuk tahap pertama akan dibangun di Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Gayam. “Disamping itu nantinya juga tetap memperhatikan para guru yang bertugas di kepulauan sangat lama, perlu dilakukan mutasi ke dataran sehingga tidak jenuh apalagi hingga puluhan tahun,”tambahnya. (Ren,Esha)