Sumenep Kominfo News Room : Setelah keluarnya hasil uji laboratorium Dinas PU Bina Marga Propinsi Jawa Timur, pelaksanaan perbaikan run way Lapanagan Terbang (Lapter) Tronojoyo dilanjutkan kembali. Sebelumnya pekerjaan run way yang menelan dana sebesar Rp. 1,6 milliar terhenti karena pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan Bestek. Kepala Dinas Perhubungan Sumenep Drs. R.H. Ach. Aminollah, M.Si menerangkan, setelah melakukan uji laboratorium bersama Dinas PU Bina Marga Propinsi Jawa Timur dan pihak pelaksana, ternyata realisasi pelaksanaan hamparan hotmek saat ini memang tidak sesuai dengan Bestek, karena pekerjaan hotmek dengan ketebalan 2,5 cm itu tidak termasuk AC, namun pekerjaan dasar jenis ATB untuk menutupi batu yang terlepas dari hotmek sebelumnya dan meratakan gelombang landasan pacu. Upaya penyelesian pekerjaan runway tersebut, pihaknya telah mengintruksikan pihak pelaksana untuk melanjutkan pekerjaannya, dengan catatan menambah AC setebal 5 cm diatas hamparan ATB. H. Ach. Aminolah berharap, Konsultan Pengawas lebih ekstra dalam mengawasi pekerjaannya dan menyelesaikannya perbaikan run way tersebut hingga tanggal 28 Pebruari 2007 mendatang. Sementara itu Konsultan Perencanaan dan Pengawas PT. Era Cipta Karsa Utama, Heri Sugianto menuturkan, kalau tidak terkendala cuaca, pihaknya optimis penyelesiannya sesuai dengan batas waktu. Hanya saja pihaknya berharap untuk lanjutan pekerjaaan run way Tronojoyo, pelaksana proyek setiap pengiriman hotmix AC melakukan uji loboratorium dan menyertakan hotmix formula. Sedangkan pelaksana proyek PT. Sumber Muda Jaya, Abd. Razak menambahkan, meskipun pihaknya merugi sekitar Rp. 300.000.000,00 namun demi nama baik dan pembangunan Kabupaten Sumenep sanggup untuk menyelesaiakan pekerjaan run way tersebut sesuai dengan bestek. Abd. Razak mengakui, bahwa kesalahan dalam pekerjaan run way terebut bukan faktor kesengajaan, namun terletak pada kesalahan dalam memahami dan menafsirkan besteknya. ( Yasik,Soek, Esha )