News Room, Selasa ( 23/02 ) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sumenep, mengajak seluruh tenaga kesehatan khususnya para perawat dapat terus meningkatkan kemampuannya, sehingga dalam pelayanannya, perawat harus berbasis komunitas sebagai syarat Puskesmas bisa mendapatkan akreditasi.
Hal tersebut diungkapkan Ketua PNI Kabupaten Sumenep, Mohammad Nur Insan kepada wartawan, Selasa (23/02).
Menurutnya, pihaknya berharap semua Puskesmas di Sumenep terakreditasi. Karena itu, pada para perawat di Desa harus ditambah ilmu pengetahuannya.
“Para perawat harus lebih dulu dalam menerima informasi tentang kesehatan, sehingga harus terjun langsung ke masyarakat,”ungkapnya.
Dijelaskan, perawatan komunitas merupakan pelayanan kesehatan dengan melakukan survey langsung ke masyarakat, yakni untuk mencari permasalahan kesehatan kemudian di sampaikan pada musyawarah Desa, hingga terbentuk skala prioritas pencegahan masalah kesehatan di masyarakat.
Diakui, salah satu bentuk upaya PPNI Sumenep dalam meningkatkan ilmu tentang kesehatan bagi anggotanya, pihaknya selalu melaksanakan berbagai kegiatan seminar keperawatan.
Diharapkan nantinya dapat mempermudah perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan.
“Dan yang terpenting pula dapat menambah pemahaman bagi masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan,”tambahnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep pada tahun 2016 ini menargetkan ada 5 Puskesmas di Sumenep yang akan segera di akreditasi. Diantaranya, Peskesmas Guluk-guluk, Pamolokan, Pasongsongan, Dasuk, dan Puskesmas Talango. ( Ren, Esha )