News Room, Jum’at ( 17/10 ) Meski peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, seperti Narkoba, Napza dan semacamnya, di Kabupaten Sumenep tidak begitu menonjol dibandingkan kota-kota lainnya di Jawa Timur, namun tetap perlu dilakukan antisipasi peredarannya, dengan merapatkan barisan semua pihak terkait, khususnya semua unsur yang terlibat pada Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Sumenep. Hal tersebut ditegaskan Ketua BNK Sumenep, yang juga Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM kepada wartawan di kantornya kemarin. Karena itu menurutnya, perlu juga melakukan langkah-langkah konkrit terkait dengan pembentukan struktur organisasi dan lembaga forum yang sesuai dengan petunjuk dan keputusan Menteri Dalam Negeri serta di perkuat dengan Peraturan Daerah. Karena itu, menurut H. Moch. Dahlan, nantinya perlu melakukan study banding ke daerah yang sudah memiliki susunan organisasi dan sesuai dengan kondisi wilayah, seperti halnya ke Propinsi Kalimantan Selatan, dimana semua Kabupaten yang ada di sana sudah memiliki struktur organisasi yang diatur dengan Perda setempat dengan tetap mengacu pada Kepmendagri. “Untuk Kabupaten Sumenep sebenarnya sudah bersyukur, karena Polres Sumenep termasuk salah satu Polres yang memiliki Kasat Narkoba di antara beberapa Polres di Jatim. Itu menunjukkan, Sumenep merupakan daerah yang melakukan antisipasi khusus, karena memiliki banyak pulau yang cukup luas, yang dikhawatirkan menjadi sasaran peredaran Narkoba dari luar,â€Âujar putera terbaik kepualuan ini. Disamping perlu memiliki Salaksar yang nantinya merupakan Sekretariat BNK yang dibantu dari kalangan struktural yang membawahi banyak orang, juga perlu lembaga forum yang memang dibentuk secara resmi oleh Pemerintah yang anggotanya juga bisa dari LSM yang peduli terhadap persoalan Narkoba. Teknisnya, nanti mungkin harus ada Satgas Pencegahan, seperti yang dilakukan oleh Kasat Narkoba Polres, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan sebagainya. Kemudian Satgas Penindakan bisa langsung ditangani Kasat Reskrim bersama satuan pelaksana harian lainnya. Yang jelas, genderang perang serta upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran dan penyalahgunaan Narkoba harus terus dilakukan, agar generasi bangsa tidak terjerembab ke jurang kehancuran. ( Ren, Esha )