News Room, Selasa ( 16/12 ) Keluarga seharusnya mampu memberikan basic pendidikan awal untuk menumbuhkan bibit penerus bangsa. Sementara kecenderungan yang terjadi di masyarakat adalah keluarga yang memberikan perhatian dalam pembentukan karakter anak. Pihak keluarga cenderung menganggap bahwa sekolah sudah mampu menyelesaikan semua hal tentang pendidikan anak. Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Kota Sumenep, Drs. Edi Suprapto kepada News Room, Selasa (16/12) di ruang kerjanya. Menurutnya, sumbangan keluarga untuk dunia pendidikan antara lain, melatih anak menguasai cara-cara mengurus diri, yang hal ini berkaitan erat dengan perkembangan diri anak sebagai pribadi. Selanjutnya, masyarakat berhak dan berkewajiban untuk mendapatkan dan mendukung pendidikan yang baik, kewajiban mereka tidak sebatas pada bantuan dana, lebih dari itu juga pemikiran dan gagasan. Sinergi antara pihak sekolah dan masyarakat juga tertuang di Komite Sekolah. Untuk membentuk karakter anak, pihak orang tua atau masyarakat bisa membantu pihak sekolah ketika ada kegiatan Pramuka, kegiatan keagamaan dan lain sebagainya. Masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2013. ( JuP-01, Fer )