Dungkek-Infokom News Room : Penyakit diare masih merupakan suatu masalah kesehatan di Indonesia. Karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian bagi bayi dan balita. Demikian dijelaskan Perawat Senior Kecamatan Dungkek, H. Sujito pada acara kegiatan Posyandu yang dilaksanakan Kamis (22/12), tentang penyuluhan pencegahan penyakit diare di Desa Romben Barat Kecamatan Dungkek. Dikatakan pula oleh H. Sujito, bahwa penderita penyakit diare biasanya ditandai dengan bertambahnya frekwensi buang air besar yang lebih dari biasanya, serta diikuti dengan adanya perubahan bentuk dan konsistensi tinja si penderita (biasanya lebih dari 3 kali). H. Sujito juga menerangkan tentang bahayanya apabila kita terserang diare, yaitu penderita akan kehilangan cairan tubuh, penderita dapat menjadi lesu dan lemas, dan bahkan penderita dapat meninggal bila kehilangan cairan tubuh lebih banyak lagi. Untuk pencegahannya, penderita harus mengkonsumsi cairan Oralit. Penyuluhan tersebut juga membahas tentang pemantapan Kader Posyandu, peranan masyarakat dalam mendukung program Puskesmas Kecamatan Dungkek, serta peranan aparat Desa dalam mendukung peningkatan kesehatan bayi, anak dan masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh para aparat Desa, BPD, dan Kader Posyandu setempat. ( JuP-20, Esha )