Sumenep-Infokom News Room : Maraknya Kekerasan dalam Rumah Tangga (KRT), yang kerap terjadi pada kaum hawa, membuat Pemerintah Kabupaten akan melakukan penyuluhan mengenai Undang-Undang KRT. Penyuluhan itu akan dilakukan satu bulan sebelum Peringatan Hari Ibu ke 77 tahun 2005, yang akan dilaksanakan 22 Desember mendatang. Demikian diungkapkan Wakil Ketua I panita pelaksana peringatan Hari Ibu ke 77, Drs. H. Kurniadi Widjaja, ketika ditemui News Room usai menggelar rapat persiapan peringatan Hari Ibu, Rabu (16/11), di Graha Adirasa lantai II Pemkab Sumenep. Menurut Kurniadi, persiapan itu memang sepatutnya sudah dilakukan, mengingat kegiatan penyuluhan UU KRT, akan dilakukan pada 20 November nanti. Kurniadi menuturkan, penyuluhan KRT tersebut, akan dilakukan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan. Namun, Kurniadi enggan berkomentar, ketika disinggung, apakah penyuluhan itu akan berhasil, mengingat mayoritas masyarakat Sumenep masih menganut budaya tradisonal, yakni wanita selalu berada dibelakang laki-laki. Yang jelas, menurut Kurniadi, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin, untuk melaksanakan program yang sudah dirancang, karena budaya yang masih melekat, tidak bisa dirubah hanya dengan melakukan penyuluhan, melainkan harus ada perombakan dari diri pribadi masing-masing wanita. Kurniadi menjelaskan, penyuluhan itu dilakukan, bukan semata-mata untuk memberikan pelajaran kepada kaum hawa, agar berani kepada kaum adam, melainkan untuk memberikan rasa percara diri dalam menentukan hak yang dimilikinya, supaya tidak selalu dilecehkan. Karena itu, Kurniadi berharap kepada seluruh panitia pelaksana, agar betul-betul melaksanakan tugas yang sudah diembankan, supaya pelaksanaan tersebut berjalan lancar. Kurniadi memaparkan, mewarnai peringatan Hari Ibu ke 77, Pemkab tidak hanya akan menggelar penyuluhan mengenai Undang-Undang KRT, akan tetapi juga akan menggelar lomba, yakni Lomba Memasak, Jalan Santai dan Bhakti Sosial. ( Nita, Diek )