News Room, Selasa ( 22/07 ) Penyaluran subsidi minyak goreng untuk masyarakat berpenghasilan rendah tahap pertama di 18 Kecamatan wilayah daratan mencapai 44,5 persen atau baru tersalurkan 82.000 liter dari jatah subsidi minyak goreng sebanyak 184.440 liter. Kepala Bidang Bina Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Kabupaten Sumenep, Erfandi mengatakan, dari 19 Kecamatan wilayah daratan yang telah melakukan distribusi subsidi minyak goreng pada masyarakat berpenghasilan rendah hanya di 9 Kecamatan. Namun pihaknya menargetkan penyaluran subsidi minyak goreng tersebut akan tuntas akhir bulan ini untuk seluruh Kecamatan wilayah daratan. Erfandi menyatakan, dalam mendistribusikan minyak goreng tersebut pihaknya bekerja sama dengan Kecamatan dan Desa untuk membagikan kupon kepada masyarakat. Masing-masing Kecamatan mendapat jatah subsidi minyak goreng antara 8.000 hingga 10.000 liter. "Kepala Desa yang menyerahkan kupon ke masyarakat dan penebusan minyak goreng itu, Kepala Desa mengantarkan ke Kecamatan,"katanya Erfandi mengungkapkan, setiap kupon bagi masyarakat berpengahsilan rendah memperoleh jatah sebanyak 2 liter minyak goreng dengan harga Rp. 19. 500,00. Sementara itu dari 19 Kecamatan wilayah daratan yang telah menyalurkan subisidi minyak goreng, diantaranya Kecamatan Kota Sumenep, Batuan, Manding, Bluto, Kalianget, Gapura, Lenteng Ambunten dan Kecamatan Saronggi. ( Yasik,Esha )