News Room, Selasa ( 31/05 ) Pembuatan sumur resapan air sangat penting untuk mempertahankan kesuburan tanah disekitarnya. Seperti halnya yang dilaksanakan Kelompok Tani di Desa Giring Kecamatan Manding, yang mendapat Program Bantuan Kementerian Pertanian melalui dana APBN 2011, untuk tiga titik, masing-masing sumur resapan dianggarkan sebesar Rp.15 juta. Salah seorang anggota Komis B DPRD Sumenep, Samsul Arifin kepada News Room mengungkapkan pihaknya bersama anggota Komis B lainnya melakukan kunjungan ke Desa Giring dalam rangka melihat dari dekat sejauhmana kegiatan pelaksanaan sumur resapan itu. “Kami melilai sumur resapan ini betul-betul dapat ditindak lanjuti di daerah yang tanahnya sudah mulai mongering karena kekurangan resapan air.”Ujarnya. Salah satunya di beberapa lokasi di Kecamatan Kota yang saat ini sudah banyak didirikan banguanan, padahal dulunya merupakan daerah resapan air yang berguna untuk melindungi kesuburan tanah disekitarnya pada musim kemarau. “Karena itu, melalui program sumur resapan pusat tersebut hendaknya juga bisa ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui dana APBD, sehingga membawa efek bagus bagi kesuburan tanah.”Ujarnya. Sebab, tegas Samsul, dengan sumur resapan dapat menjaga luapan air pada musim penghujan dan bermanfaat bagi penyehatan sumber air. Sebab, jika beberapa daerah sumber mata airnya mengering akan berdampak tanah menjadi keras, tumbuh-tumbuhan tak bisa hidup dan bahaya bagi kehidupan manusia. “Jadi, dengan membangun sumur resapan itu akan berdamapak banyak bagi kehidupan manusia dimasa yang akan datang.”Pungkasnya. ( Ren, Fery )