Media Center, Selasa ( 16/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melakukan terobosan-terobosan dalam bidang pendidikan.
“Kami (Pemkab Sumenep) bukan hanya sekedar melakukan terobosan pada pendidikan dasar dan menengah semata, tetapi juga melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat agar di Kabupaten Sumenep didirikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Gedung Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Sumenep, di Perguruan Tinggi setempat, Selasa (16/02/2021).
Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Negeri oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di Kabupaten Sumenep, sehingga memicu dan memacu masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat mengejar ketertinggalan dengan kabupaten lain di Jawa Timur.
Untuk itulah, berdirinya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Sub Kampus atau Program Studi Di luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Sumenep, mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masyarakat.
“Saya yakin PENS Sumenep berefek positif guna mendorong pembangunan di daerah, sehingga pihak kampus harus melakukan sosialisasi untuk menarik kepercayaan masyarakat, mengingat keberadaannya satu sisi sesuai dengan era digitalisasi,” tandas Bupati dua periode ini.
Bupati dengan Direktur PENS Dr. Zainal Arief, ST, MT melakukan penandatanganan berita acara serah terima dan naskah perjanjian hibah daerah.
Di tempat yang sama Direktur PENS, Dr. Zainal Arief, ST, MT mengungkapkan, saat ini, PENS Sumenep prodinya Teknik Informatika dan Multimedia, tetapi program studi (prodi) itu bisa terus berkembang di tahun-tahun selanjutnya yang menyesuaikan dengan potensi Kabupaten Sumenep.
“Yang jelas, kami melakukan proses pengembangan SDM masyarakat Sumenep demi mendukung proses pembangunan daerah. Bahkan, PENS PSDKU Sumenep juga memprogramkan beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tingginya,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )