News Room, Selasa ( 16/02 ) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC-NU) menggelar Bahtsul Masail dan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke 90 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Munawar Sumber Tombet Batuputih Kenek Kecamatan Batuputih, Minggu (14/02).
Ketua Pengurus Cabang NU Sumenep, H. Panji Taufik dalam sambutannya mengatakan, Harlah NU ke 90 tahun ini merupakan tonggak sejarah NU sejak berdirinya tahun 1926, dan mendirikan Negara Indonesia tercinta ini yang dipromotori para ulama NU, seperti KH. Hasyim Asy ari dan ulama lainnya. Barang siapa yang berjuang dengan teguh, ulet dan sabar demi kemajuan NU akan dianggapnya sebagai santrinya.
Untuk itu diharapkan kepada warga NU hendaknya insaf dan sadar, karena perjuangan kita tidak akan selesai yang diharapkan sebagai amal ibadah, untuk bekal kita menuju akhirat yang diridhoi Allah SWT.
Menyinggung BMTNU Kabupaten Sumenep, H. Panji Taufik mengatakan, BMTNU telah mampu membantu pada gerak langkah kegiatan di setiap MWCNU di beberapa cabang dengan besaran hampir sebesar Rp. 500 juta, jadi tidak ada lagi alasan datang ke pertemuan tergantung pada transport yang dibantukan, karena bantuan BMTNU dapat dijadikan modal untuk segala bentuk kegiatan ke tingkat Cabang maupun MWCNU sendiri.
Selanjutnya, diadakan pembagian pembahasan, baik Rois Surya yang membahas masalah majunya organisasi NU, termasuk perkembangan Koperasi Syirkah Muawwanah yang dilaporkan oleh Ketua Kopsim PCNU Sumenep, Ach. Kurdi, bahwa Kopsim PCNU 2 tahun terakhir ini juga mampu berkembang dengan omset hampir Rp. 500 juta, dan secara rinci tentang modal usaha dan keuntungan yang diperoleh baik dari printing dan sapi yang dikelola. ( Mur, Fer )